Jalan Paltilu–Tamanjaya Mulai Dibangun, Warga Desa Cihaur Sambut dengan Rasa Syukur

Sukabumihttp://tipikorinvestigasinews.id – 17 juli 2026 Harapan masyarakat Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai terwujud. Ruas Jalan Paltilu–Tamanjaya yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan kini mulai mendapatkan penanganan melalui proyek pembangunan yang didanai dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp373.630.588,94 dengan masa pelaksanaan selama 50 hari kalender dan dikerjakan oleh CV. BYANKARYA.

Masyarakat menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Selama ini kondisi jalan yang rusak dan berlubang menjadi kendala bagi aktivitas warga, baik untuk bekerja, bersekolah, mengangkut hasil pertanian, maupun menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

Selain menjadi jalur utama masyarakat, ruas Jalan Paltilu–Tamanjaya juga merupakan salah satu akses alternatif menuju kawasan Geopark Ciletuh, sehingga keberadaannya memiliki nilai strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Meski saat ini pembangunan masih dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah, warga tetap mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Cihaur, H. Yustendi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas dimulainya pembangunan jalan tersebut.

 “Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah mulai memperbaiki ruas jalan ini. Walaupun pengerjaannya masih dilakukan secara bertahap pada titik-titik yang paling rawan, kami berharap pembangunan ini terus berlanjut hingga seluruh ruas jalan dapat diperbaiki dengan baik,” ujar H. Yustendi.

Ia juga berharap agar seluruh proses pembangunan mendapatkan pengawasan yang maksimal dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi teknis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Pengawasan yang baik merupakan bagian penting agar anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian hasil pembangunan akan bertahan lama dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” tambahnya.

Lebih lanjut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak hanya fokus pada pembangunan jalan yang rusak berat, tetapi juga terus mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan rutin terhadap ruas-ruas jalan yang mulai mengalami kerusakan dan berlubang. Langkah tersebut dinilai penting agar kondisi jalan tetap terjaga dan tidak memerlukan biaya rehabilitasi yang lebih besar di kemudian hari.

Dengan dimulainya pembangunan ruas Jalan Paltilu–Tamanjaya ini, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, serta akses menuju kawasan wisata Geopark Ciletuh menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Pewarta: Erik /Hendri

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *