Sulteng-Kabupaten Parimo , http://tipikorinvestigasinews.id – Jumat (17/7/2026) dampak dari pemberitaan Kasus dugaan Pelaksanaan PAUD anggaran DD tahun 2024 kurang lebih 100 juta rupiah yang tidak dilaksanakan di Desa Tomini utara Dusun empat kecamatan Tomini
kepala desa Hardi Rahman kembali angkat bicara lewat Watsapp Mengatakan,
Silakan difitnah atau diviralkan, Kasus ini justru saya sendiri yang membongkar dugaan korupsi dan melaporkan ke Inspektorat, karena oknum kades lama inisial IRM tidak menyelesaikan Pembangunan PAUD
“Dikatakan” Semua bukti penyerahan uang dari bendahara lama ke kades lama sudah di tangani auditor Inspektorat Kabupaten Parimo dan sampai sekarang masih menunggu proses selanjunya.
Dari hasil Investigasi awak media, Tanpa sepengetahuan Kades Hardi Rahman selaku Kades terpilih, oknum bendahara desa memberikan uang kepada Mantan kades Inisial IRM, dengan alasan akan segera di bangun Fisik bangunan PAUD, teryata sampai hari ini tidak terlaksana, Danapun sudah habis 100%
Dari permasalahan yang tak kunjung selesai diharapkan pihak penegak hukum segera melakukan Penyelidikan dan penyedikan agar kasus tersebut terang menderang di tengah Masyarakat. (Arsyad)







____________________________________________
