Aceh Tamiang -Tipikorinvestigasinews.id
Diduga Datok Penghulu (Kades) pekerjakan orang luar untuk lakukan kegiatan pembuatan Talud, di Dusun Keluarga, Kampung (Desa*Red) Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, pengakuan masyarakat sekitar kami nganggur namun tidak di ajak kerja, malah yang kerja berasal dari kampung lain.
Selasa(08/07/2025)
Dari informasi yang di dapat awak media, ada pembuatan Talud di kampung bukit panjang, namun yang kerja orang luar, orang sekitar hanya menonton saja,
Saat awak media menggali informasi di sebuah warung kopi, di temui sebanyak lima orang warga yang sedang duduk bersantai, awak media langsung konfirmasi, terkait kebenaran, di pekerjakannya orang luar kampung, dalam pembuatan Talud, salah satu warga yang tidak ingin di sebutkan namanya, yang khawatir menimbulkan konflik antar warga menerangkan.
“Benar pak, di ujung sana ada kegiatan pembuatan Talud, dan benar yang kerja orang luar, kami tidak di tawari pun, padahal kami juga butuh pekerjaan, kalau tidak salah yang orang kampung sini yang kerja hanya tiga orang pak, sisanya orang luar, bukan orang sini, jangan masukkan nama saya pak, payah kalau disini pak,”terangnya.
Awak media menuju lokasi pekerjaan, terlihat tidak ada papan plank proyek informasi di sekitar Talud tersebut,
Awak media kembali konfirmasi warga sekitar, Sebut saja Abdullah (60) nama samaran, yang tidak ingin identitas nya di publikasikan,
“Iya bang, yang kerjakan Talud ini orang luar, cuma satu orang yang orang sini, Kino namanya, itu pun karena di ajak menantunya, yang lainnya, semua orang luar pak, saya selaku warga sini merasa sedih, saya tidak di ajak kerja, padahal saya sangat membutuhkan pekerjaan, saya hanya buat makan pak, namun mereka tega, malah orang luar yang kerja, sedih rasanya pak,”terangnya haru,
Awak media konfirmasi Abu Bakar Sidik, Selaku Datok penghulu di depan rumah nya terkait pekerjaan Talud tersebut,
“Siapa yang bilang bang, kasi tau saya, ada dua orang sini yang kerja bang, bukan orang luar semua, sudah saya tawarkan, namun orang sini tidak mau bekerja, terkait nanti pembuatan laporan pertanggung jawaban LPJ, ya dua orang itu lah bang, kan yang dua itu orang sini, yang orang luar itu orang Kampung Lhok medang ara, orang kampung sebelah bang, bukan orang jauh, Kalau Papan plak nya ada, namun kita cabut lagi, kalau disitu aja bisa rusak,”terang Datok.
Sangat disayangkan sikap Datok Penghulu yang mementingkan warga luar untuk bekerja, ketimbang warganya sendiri,
Di harapkan kepada inspektorat Aceh Tamiang dan aparat penegak hukum untuk mengaudit kegiatan dan laporan LPJ Kampung Bukit Panjang, jika yang bekerja hanya dua orang, patut di curigai terkait laporan pertanggung jawaban nya,
( Kaperwil Aceh )







____________________________________________
