Sekadau Kalbar, tipikorinvestigasinews.id, Belasan mobil jenis Isuzu Panther yang telah dimodif tampak berjejer mengantri di SPBU 64.785.07 Desa sui kunyit, Kecamatan Sekadau hilir, Kabupaten Sekadau.
Selain mobil Panther, puluhan truk juga terlihat mengisi bahan bakar solar di lokasi yang sama BBM tersebut mereka tampung.
Tangki tambahan yang terpasang secara sembunyi di kendaraan berkapasitas besar, sehingga BBM subsidi milik masyarakat kecil justru di ambil mereka dalam partai besar.
Praktek liar diatas kerap dilakukan oleh SPBU. Control dari pertamina jarang dilakukan yang membuat penyalur BBM subsidi se enaknya menjual solar kepihak lain.
Kami minta polisi turun tangan menangkap pelaku penjual solar subsidi yang sangat merugikan masyarakat. Ini tidak bisa dibiarkan, harus ditindak tegas, ” pekik pengendara motor tampak kesal.
Menanggapi fenomena ini, Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menegaskan bahwa praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi tidak bisa dibiarkan.
“BBM subsidi itu untuk masyarakat kecil, bukan untuk diperdagangkan kembali. Aparat harus menindak tegas oknum-oknum yang bermain di lapangan,” tegasnya.
Pernyataan Krisantus ini muncul di tengah berbagai keluhan dan temuan terkait penyalahgunaan BBM subsidi di Kalimantan Barat, termasuk antrean panjang di SPBU dan dugaan praktik mafia BBM.
Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan penertiban, agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
(Hariansyah)







____________________________________________
