Tipikorinvestigasinews.id|| Sukabumi – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Provinsi Jawa Barat menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Penguatan Kearifan Lokal Dalam Upaya Pelestarian Lingkungan: Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa” yang berlangsung di Resto King Raos, Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kampung Cibolang RT 036 RW 008, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.09/03/2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BAKESBANGPOL untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dengan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh budaya, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemerintah daerah yang bersama-sama berdiskusi dan berbagi gagasan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal.
- Serikat pekerja PT.Kayaba Indonesia Ikutserta Dalam Aksi Demo Solidaritas Di Gedung DPR,MPR.
- Pererat Silaturahmi Pimpinan Media Pewarta FKPK – RI ,Kunjungi Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mustopa Cireunghas
- DESA KUTAJAYA RAIH KATEGORI UTAMA PROKLIM, SERTIFIKAT DISERAHKAN DALAM ACARA RESMI DESA KUTAJAYA TOREHKAN PRESTASI, RAIH KATEGORI UTAMA PROKLIM TAHUN 2026
Dalam sambutannya, perwakilan dari BAKESBANGPOL Jawa Barat menyampaikan bahwa kearifan lokal merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Sunda dan Jawa Barat secara umum. Nilai-nilai budaya yang diwariskan turun-temurun seperti menjaga harmoni dengan alam, gotong royong, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan harus terus dipertahankan dan diperkuat di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, konsep “Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa” memiliki makna mendalam, yakni mengakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi dalam membangun Jawa Barat yang maju, berkarakter, dan berkelanjutan. Budaya lokal tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sosial, termasuk dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, BAKESBANGPOL Jawa Barat juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Dengan memadukan pendekatan budaya, edukasi, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan akan tercipta gerakan bersama dalam melestarikan lingkungan secara berkelanjutan.
Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga nilai-nilai kebudayaan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Para peserta yang hadir menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya kearifan lokal dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa kini, seperti perubahan iklim, kerusakan ekosistem, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
BAKESBANGPOL Jawa Barat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Jawa Barat, sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga sekaligus menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang sadar lingkungan.
Dengan adanya kegiatan “Penguatan Kearifan Lokal Dalam Upaya Pelestarian Lingkungan: Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa” ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya serta lingkungan, masyarakat Jawa Barat diharapkan mampu terus berkontribusi dalam mewujudkan Jawa Barat yang istimewa, berbudaya, serta berkelanjutan untuk generasi masa depan.
( Adang Suryana )
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________