Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ ~ Pasca-banjir yang melanda wilayah Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, ribuan kepala keluarga terdampak akhirnya dapat bernapas lega. Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng disalurkan secara masif di Kantor Camat Singkil pada Rabu, 10 Desember 2025. Penyaluran ini menjadi secercah harapan bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak bencana.
Sebanyak 41.040 kilogram beras dan 820,8 liter minyak goreng disiapkan untuk didistribusikan kepada seluruh masyarakat se-Kecamatan Singkil. Bantuan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, menunjukkan komitmen pemerintah dalam sigap menanggulangi krisis pangan di daerah bencana.
Proses penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dan langsung diserahkan kepada para kepala desa yang ada di Kecamatan Singkil. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas distribusi dan bantuan sampai langsung ke tangan warga yang berhak.
Acara penyaluran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, menandakan keseriusan dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Ihlal Hamdi, perwakilan dari Bulog Blang Pidie, turut hadir memimpin proses distribusi. Ia didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Singkil, Akhyaruddin ST; Camat Singkil, Khairuddin SE; Danramil 0109/02 Singkil, Kapten Dalius; serta Wakil Kapolsek Singkil, Ipda Sutrisno. Kehadiran para pimpinan ini tidak hanya mengawasi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat melalui Bapanas dan Bulog kepada masyarakat Singkil yang tengah menghadapi cobaan,” ujar Ihlal Hamdi di sela-sela acara. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan membantu mereka bangkit kembali.”
Banjir yang sebelumnya melanda Kecamatan Singkil telah menyebabkan kerugian materiil yang tidak sedikit, mulai dari rusaknya rumah warga hingga lahan pertanian. Oleh karena itu, bantuan pangan ini menjadi sangat krusial dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di masa pemulihan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus memantau dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
