Gubernur Sulut YSK akan merekonstruksi akses jalan pertanian di ruas Lobong–Passi–Bilalang–Biga

TipikorInvestigasiNews.id SULAWESI UTARA Bolmong — Kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara kembali dirasakan masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) tidak hanya membangun infrastruktur di wilayah perkotaan.

YSK membuktikan bahwa perhatian terhadap desa dan daerah penyangga tetap menjadi prioritas dalam program pembangunan Sulawesi Utara.

Kali ini, langkah nyata Gubernur Sulut YSK terlihat dari kebijakan merekonstruksi akses jalan pertanian di ruas Lobong–Passi–Bilalang–Biga.

Proyek dengan anggaran Rp 4,5 miliar tersebut disambut dengan penuh apresiasi oleh masyarakat.

Terutama para petani yang selama ini kesulitan mengakses lahan pertanian dan pasar akibat kondisi jalan yang rusak parah.

Kepala Desa Bilalang Satu, Hj Badaria A Mokoginta AMP, menyampaikan rasa terima kasih mewakili masyarakat.

“Alhamdulillah, gerak cepat Bapak Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama Walikota Kotamobagu Bapak dr Weny Gaib Sp.M atas kebijakan merekonstruksi akses jalan Lobong–Passi–Bilalang–Biga,” ungkap Badaria, Kamis (28/8/2025).

Bandaria berterima kasih kepada Gubernur Sulut YSK.

“Sukur mo anto (terima kasih) atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Desa Bilalang Satu, karena minggu depan jalan putus Bilalang Satu–Passi sudah mulai diperbaiki,” katanya

Menurut Badaria, jalan tersebut merupakan jalur vital bagi warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian seperti padi, jagung, sayuran, hingga komoditas perkebunan.

Selama akses terputus, warga terpaksa harus memutar jauh, yang tentu berdampak pada waktu, biaya transportasi, hingga harga jual hasil tani.

Hal senada disampaikan oleh warga Bilalang Satu, Rauf Mokoginta.

Ia menuturkan bahwa selain sebagai akses utama bagi petani, jalan ini juga berfungsi sebagai jalur alternatif penghubung antara Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong.

“Jalan ini sangat penting, bukan hanya untuk petani, tapi juga bagi warga yang bepergian,” kata Rauf.

Kata dia, selama rusak, mereka harus mencari jalan memutar yang jaraknya jauh.

“Dengan adanya rekonstruksi, kami optimis perjalanan kembali lancar dan aktivitas masyarakat lebih efisien,” ujar Rauf.

Rauf menambahkan, kondisi jalan yang ambruk selama beberapa bulan terakhir telah membawa dampak ekonomi cukup besar.

Banyak petani yang kesulitan menjual hasil panen tepat waktu karena keterlambatan distribusi.

Bahkan, tidak jarang hasil tani mengalami kerugian karena terlambat sampai ke pasar.

“Ini sebabnya kami sangat bersyukur dengan adanya perhatian dari Gubernur YSK. Jalan yang baik berarti rezeki bagi petani, karena distribusi lancar akan meningkatkan pendapatan,” tambahnya.

Pembangunan infrastruktur jalan seperti ini, menurut warga, bukan hanya soal memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami merasa didengar dan diperhatikan. Ini membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga merata hingga ke desa,” ujar Badaria kembali menegaskan.

KadivintelijenSulut.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *