Aceh Singkil | tipikorinvestigasinews.id ~ Kondisi lalu lintas di kawasan pajak harian/Pasar pagi laebutar Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, terpantau semrawut pada Selasa (3/2/26). Para pedagang yang nekat menggelar dagangan di bahu jalan luar area pasar mengakibatkan penyempitan jalur yang memicu kemacetan parah.
Setiap hari selasa jam 09 pagi di jalan pajak harian ini para pengendara sulit untuk melintas.
Meskipun pemerintah telah menyediakan fasilitas area pasar (pekan) yang layak, para pedagang justru memilih berjualan di badan jalan. Dampaknya, kendaraan roda empat maupun roda dua sulit melintas, sehingga aktivitas mobilitas masyarakat terganggu secara signifikan.
Beberapa pengendara dan warga setempat yang ditemui di lokasi menyatakan keresahan mereka atas pembiaran kondisi ini.
“Kami meminta pihak Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Singkil segera turun tangan melakukan penertiban. Kondisinya sudah sangat mengganggu, mobil hampir tidak bisa lewat karena jalan dimakan lapak pedagang. Seharusnya semua diarahkan berjualan ke dalam area pekan agar jalan berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain persoalan kemacetan, masalah kebersihan juga menjadi sorotan tajam. Sampah sisa dagangan terlihat berserakan di sekitar lokasi, menimbulkan aroma busuk yang menyengat dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar maupun pengunjung pasar.
Warga berharap adanya tindakan tegas dan berkelanjutan dari instansi terkait, bukan sekadar penertiban sementara. Langkah ini dinilai mendesak demi mengembalikan kenyamanan publik, kelancaran lalu lintas, serta estetika dan kebersihan lingkungan di pusat ekonomi Kecamatan Gunung Meriah tersebut.{*}
Pewarta: Khalikul Sakda







____________________________________________
