Ternate-tipikorinvestigasinews.id- Komunitas Lintas Taxi Online Gamalama Kie Raha (KLAXON) mendatangi Pemerintah Kota Ternate untuk menyuarakan keresahan pengemudi taksi online yang hingga kini dinilai belum mendapat kepastian perlindungan dan keadilan. Audiensi tersebut digelar di Gedung Walikota Ternate, Senin (10/04/2026).
Audiensi itu diterima Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si bersama kepala dinas perhubungan kota Ternate Moh. Faizal Baddarudin, S.STP.
Dalam pertemuan tersebut, KLAXON menyampaikan tuntutan utama yang dinilai menyangkut hajat hidup pengemudi online berjumlah 500 orang di Kota Ternate. Keresahan ini sudah di rasakan sejak lama namun belum ada titik terang..”

Tuntutan berkaitan dengan penerapan tarif Taxi Online. Ketua Umum KLAXON Mahmud Madilis menegaskan, “hingga saat ini aplikator memberikan harga yang sangat merugikan para driver Taxi Online dengan tarif yang sangat murah yaitu promo tarif Beta Grab Rp17.000 jarak pengantaran 1 kilometer sampai dengan 3 kilometer dan tarif tersebut juga berlaku untuk daerah tanjakan, harga tersebut di nilai tidak mencukupi untuk biaya operasional seperti bahan bakar minyak dan perawatan mobil pengemudi sehingga berdampak pada pendapatan taxi online maupun angkutan umum” dalam audiensi.
Ia meminta Pemkot Ternate, khususnya Walikota dan Kepala Dishub, untuk aktif menjembatani persoalan tersebut karena dampaknya dirasakan langsung oleh pengemudi di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyatakan komitmennya untuk segera menindak lanjuti dengan memanggil pihak perusahaan aplikasi guna membahas formula tarif yang adil bagi semua pihak,”
Wartawan:
Zulfikar R. Muchtar
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran







____________________________________________