Mamasa Tipikorinvestigasinews.id Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Mamasa Ernesto randa menegaskan bahwa Kabupaten Mamasa merupakan salah satu daerah di Sulawesi Barat yang dianugerahi keindahan alam yang luar biasa, kekayaan budaya yang unik, serta masyarakat yang ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Dengan segala potensi tersebut, tidak berlebihan jika Mamasa disebut sebagai “kepingan surga yang jatuh ke bumi”.(28/3/2026).
Pernyataan ini menjadi semangat sekaligus dasar bagi Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam merancang berbagai program strategis untuk memperkenalkan daerah ke tingkat yang lebih luas. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Bulan Mamase, sebuah agenda tahunan yang dirancang sebagai wadah promosi terpadu yang menggabungkan berbagai sektor, mulai dari budaya, pariwisata, hingga potensi ekonomi kreatif dan sumber daya alam.
Festival Bulan Mamase tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan representasi identitas dan kebanggaan masyarakat Mamasa. Dalam festival ini, berbagai kegiatan akan digelar, di antaranya pertunjukan seni dan budaya tradisional, pameran potensi wisata dan hasil bumi, perkenalan sumber daya alam, pertunjukan permainan rakyat, lomba-lomba tradisional, hingga kegiatan bakti sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran utuh tentang kekayaan Mamasa kepada masyarakat luas.
Pemilihan bulan April sebagai waktu pelaksanaan Festival Bulan Mamase memiliki nilai strategis dan emosional. Bulan ini dikenal sebagai momen kembalinya diaspora Mamasa dari berbagai daerah ke kampung halaman. Momentum ini diyakini akan menambah semarak festival, sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kembali kecintaan terhadap tanah kelahiran. Kehadiran para perantau juga diharapkan dapat menjadi jembatan promosi yang efektif, membawa cerita dan pengalaman tentang Mamasa ke daerah lain bahkan hingga ke tingkat nasional.
Melalui pendekatan publikasi, informasi, komunikasi, dan promosi yang terintegrasi dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Mamasa berupaya mendorong peningkatan citra daerah sebagai destinasi wisata yang menarik, aman, dan nyaman untuk dikunjungi. Upaya ini tidak hanya menyasar wisatawan lokal, tetapi juga membuka peluang bagi wisatawan dari luar daerah untuk datang dan merasakan langsung pesona alam, budaya, serta keramahan masyarakat Mamasa.
Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Mamasa menekankan bahwa keberhasilan Festival Bulan Mamase tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, generasi muda, hingga diaspora Mamasa, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan festival yang berkualitas dan berdampak positif bagi daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Festival Bulan Mamase diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Mamasa. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, diharapkan akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja baru, serta tumbuhnya usaha-usaha lokal yang berbasis pada potensi daerah.
“Sebagai putra daerah Mamasa, saya mengajak kita semua untuk lebih bersemangat menyambut Bulan Mamase. Mari kita bahu membahu menyukseskan festival ini demi kemajuan daerah yang kita cintai. Lebih baik bergerak lambat, daripada berdiam diri dalam keraguan,” tegas Kepala Dinas Kominfosandi.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, optimisme, dan kerja nyata, Mamasa diyakini mampu berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan yang dikenal luas, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional bahkan internasional.
Melalui Festival Bulan Mamase, Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap dapat menghadirkan wajah Mamasa yang lebih terbuka, lebih dikenal, dan lebih dicintai. Sebuah daerah yang tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan memiliki masyarakat yang hangat dalam menyambut setiap tamu yang datang.
Mamasa kini memanggil. Sebuah kepingan surga yang siap menyapa dunia.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar ansar.







____________________________________________
