Makassar, tipikorinvestigasinews.id — Pelatihan jurnalistik bertema “Teknik Investigasi dalam Jurnalisme Modern” sukses digelar pada Minggu, 6 Juli 2025, bertempat di Cafe D’Original BTP, Makassar. Kegiatan ini diinisiasi oleh DPW Sulawesi Selatan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (AMJI-RI) dan dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, mahasiswa, jurnalis muda, serta perwakilan media dan LSM.
Acara dimulai pukul 13.00 WITA dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan sesi pengantar oleh Ketua DPW AMJI-RI Sulsel, Hamka Hamid, yang membahas pentingnya kode etik dan struktur dasar berita.

“Kode etik itu bukan sekadar teori, tapi prinsip kerja jurnalis. Sementara 5W+1H adalah fondasi agar berita bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Hamka.
Fokus pada Lapangan dan Teknologi Sederhana
Sesi utama diisi oleh Mustakim Daeng Sikota, Pimpinan Redaksi Celebes iNews, yang menekankan pentingnya akurasi dan keberanian dalam jurnalisme investigatif. Ia menyampaikan bahwa wartawan investigasi harus hadir langsung di lapangan, menelusuri fakta, dan mewawancarai sumber utama.

> “Jurnalis investigatif harus kritis, teliti, dan tidak cukup hanya mengandalkan data sekunder. Kita harus hadir di tempat kejadian, bertemu langsung dengan sumbernya,” jelas Mustakim.
Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan teknologi sederhana seperti smartphone dalam kegiatan jurnalistik, karena sudah memadai untuk dokumentasi awal, baik berupa foto, video, maupun rekaman wawancara.
Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan
Pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif berdiskusi dan menyusun rencana liputan investigatif berdasarkan isu-isu sosial di sekitar mereka. Simulasi dan studi kasus menjadikan sesi ini lebih aplikatif.
Salah satu peserta, Ramadhan dari Kabupaten Maros, mengaku pelatihan ini membuka wawasannya.
“Saya baru benar-benar mengerti bagaimana proses penyusunan berita investigasi yang etis dan kuat. Sangat bermanfaat untuk kami di lapangan,” ungkap Ramadhan.
Kegiatan ditutup sekitar pukul 17.30 WITA dengan sesi foto bersama. Semangat dan antusiasme para peserta menggambarkan optimisme akan lahirnya jurnalis-jurnalis muda yang tajam, berani, dan bertanggung jawab.
M.Ramadhan







____________________________________________
