SINGKIL,tipikorinvestigasinews.id–
Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Agung Nurul Makmur Kabupaten Aceh Singkil saat Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menggelar kegiatan peusejuk Jamaah Calon Haji Kloter 12 Embarkasi BTJ Aceh, Senin (11/05/2026).
Kegiatan sakral tersebut dibuka langsung oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, didampingi Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman. Turut hadir unsur Forkopimda, para kepala SKPK, tokoh agama, serta keluarga jamaah calon haji yang memadati masjid dengan penuh rasa syukur dan doa.
Nuansa adat dan nilai religius terasa begitu kental saat prosesi peusejuk dan bungong jaroe dilakukan kepada para jamaah calon haji. Tradisi khas Aceh itu menjadi simbol doa, restu, dan harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Singkil menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada para jamaah untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Ia juga berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, mempererat kekompakan, dan senantiasa mengikuti arahan petugas haji selama berada di Arab Saudi.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mendoakan seluruh jamaah diberikan kemudahan dan keselamatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga kembali ke tanah air menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” ujar Bupati.

Wakil Bupati Aceh Singkil bersama unsur Forkopimda turut memberikan dukungan moril dan doa kepada seluruh jamaah agar perjalanan ibadah berlangsung lancar tanpa hambatan, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke kampung halaman.
Usai prosesi peusejuk, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama antara jamaah calon haji Kloter 12 Embarkasi BTJ Aceh dan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil. Kebersamaan itu menjadi simbol eratnya silaturahmi serta bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para tamu Allah.
Kegiatan berlangsung tertib, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi acara seremonial pelepasan, tetapi juga menjadi doa bersama masyarakat Aceh Singkil untuk para jamaah yang akan menapaki perjalanan spiritual menuju Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah.
(Reporter : syahdun).







____________________________________________
