Tulungagung — tipikorinvestigasinews.id Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 74 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Prajamukti, lantai dua Kantor Bupati, Selasa (5/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2026.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan amanah yang tidak dimiliki semua orang. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri kepercayaan tersebut dengan meningkatkan kinerja dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Banyak masyarakat yang bercita-cita menjadi ASN, namun tidak semuanya mendapatkan kesempatan itu. Rasa syukur harus diwujudkan melalui kinerja yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kerja guna menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Pelantikan ini meliputi pengangkatan pertama serta perpindahan ke jabatan fungsional. Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam sistem manajemen ASN karena berbasis pada keahlian, keterampilan, dan kompetensi tertentu, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap ASN terikat pada aturan kepegawaian dan kode etik yang harus dijunjung tinggi. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan kerjanya masing-masing.
“ASN harus menjaga citra positif, bekerja secara profesional, serta memahami tanggung jawab dari jabatan yang diemban,” tegasnya.
Menutup arahannya, ia berpesan agar seluruh ASN bekerja dengan penuh ketelitian, kehati-hatian, dan rasa tanggung jawab, serta mampu menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Setiap jabatan harus memberikan kontribusi nyata terhadap jalannya program pemerintah daerah, karena pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto, menjelaskan bahwa dari total 74 pejabat yang dilantik, sebanyak 72 orang merupakan hasil pengangkatan CPNS, sedangkan dua lainnya berasal dari perpindahan jabatan fungsional.
Ia menambahkan, proses pengangkatan tersebut telah melalui tahapan panjang sejak April 2025 sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga ahli di lingkungan pemerintah daerah.
Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan tambahan 287 formasi CPNS kepada pemerintah pusat, dengan prioritas pada sektor kesehatan.
“Formasi yang diajukan didominasi tenaga medis, mulai dari dokter spesialis hingga perawat. Saat ini kami masih menunggu persetujuan dari Kementerian PAN-RB,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Pj. Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum Sekda, kepala OPD terkait, serta undangan lainnya.(Shinta)







____________________________________________
