*Satgas Gabungan TNI Gagalkan Upaya Penyelundupan 16 CPMI Ilegal ke Malaysia di Perbatasan Sebatik*

Sebatik || Kalimantan Utara ||tipikorinvestigasinews.id – Tim  Satgas  Gabungan  yang   terdiri  dari  Satgas  Pamtas  Yonarmed   11  Kostrad,  Satgas  Bais  TNI,  dan   Satgas  Intelijen  Kodam   VI/Mulawarman  berhasil  menggagalkan  upaya  penyelundupan   16  orang  Calon  Pekerja  Migran   Indonesia  (CPMI).

Ilegal  yang  hendak  menyeberang  ke   Tawau,  Malaysia  melalui  pelabuhan   tidak  resmi  di  Kecamatan  Sebatik,   Kabupaten  Nunukan,  Kalimantan   Utara.

Penggagalan  ini  bermula  dari   informasi  masyarakat  yang  diterima   oleh  Dantim  Bais  TNI,  Kapten  Inf   Sinambela,  mengenai  rencana   penyelundupan  rombongan  CPMI   ilegal  yang  akan  berangkat   menggunakan  speedboat  dari   Pelabuhan  Somel.

Menindak  lanjuti  informasi  tersebut,   Kapten  Inf  Sinambela  segera   berkoordinasi  dengan  Pasiintel  Satgas   Pamtas  Yonarmed  11  Kostrad,  Lettu   Arm  Haikal  Ibnu  Adnin  Ashar,  untuk   melakukan  upaya  pencegahan.

Tim  gabungan  kemudian  bergerak  ke   titik  koordinat  yang  telah  ditentukan   dan  menempati  posisi  untuk   melakukan  ambush  terhadap   kendaraan  pengangkut  CPMI  ilegal.

Tidak  lama  kemudian,  tim   mengidentifikasi  dua  unit  kendaraan   yang  dicurigai,  yakni  Toyota  Innova   hitam  dengan  nomor  polisi  KT  1535   QM  dan  Toyota  Avanza  abu-abu   dengan  nomor  polisi  KT  1960  KM   (menggunakan  plat  palsu  DP  1578  LC).

Kedua  kendaraan  tersebut   diberhentikan  di  daerah  Sungai   Limau,  Kecamatan  Sebatik  Utara,   namun  justru  mencoba  melarikan  diri, Tim  segera  melakukan  pengejaran.

Mobil  Toyota  Innova  berhasil   dihentikan  di  Pos  Dalduk  Aji  Kuning,   Jalan  Poros  Desa  Aji  Kuning,   Kecamatan  Sebatik  Tengah.

Sementara  itu,  Toyota  Avanza  berhasil   diamankan  di  Desa  Pasar  Minggu,   Kecamatan  Sebatik  Tengah.

Kedua  kendaraan  berikut  para   penumpangnya  kemudian  dibawa  ke   Pos  Dalduk  Aji  Kuning  untuk   pemeriksaan.

Dari  hasil  pemeriksaan,  diketahui   terdapat  16  orang  CPMI  ilegal  yang   terdiri  dari  14  orang  dewasa  dan  2   anak-anak.

Seluruhnya  tidak  dapat  menunjukkan   dokumen  keimigrasian  dan   ketenagakerjaan  yang  sah.

Dansatgas  Pamtas  Yonarmed  11   Kostrad,  Letkol  Arm  Gde  Adhy  Surya   Mahendra,  menyampaikan  apresiasi   atas koordinasi  yang  solid  antar  unsur  Satgas.

“Keberhasilan  ini  merupakan  bentuk   nyata  dari  komitmen  kami  dalam   menjaga  wilayah  perbatasan  dari   segala  bentuk  aktivitas  ilegal,   termasuk  pengiriman  CPMI  non-  prosedural  yang  sangat  rentan  menjadi  korban  eksploitasi  dan   perdagangan  manusia.

Kami  akan  terus  meningkatkan   pengawasan  dan  menjalin  kerja  sama   dengan  masyarakat  serta  instansi   terkait,”  tegasnya.

Sebagai  langkah  lebih  lanjut,  Tim   Satgas  Gabungan  menyerahkan   seluruh  CPMI  ilegal  tersebut  ke  Balai   Pelayanan  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP3MI)  Kalimantan   Utara  untuk  proses  penanganan  lebih   lanjut.

Keberhasilan  ini  mempertegas   komitmen  TNI  dalam  menjaga  kedaulatan  dan  keamanan  wilayah   perbatasan,  sekaligus  melindungi   warga  negara  dari  bahaya  penyaluran  tenaga  kerja  ilegal  ke  luar   negeri.

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
───────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *