Aceh Singkil | Tipikorinvestigasinews.id ~ Langkah inspiratif dilakukan oleh Herman, atau yang akrab disapa Bongkat, seorang warga Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil. Guna mendukung efisiensi pengelolaan lahan, ia secara resmi mendatangkan satu unit alat berat jenis eskavator (beko) langsung dari Pulau Jawa pada Sabtu (11/07/2026).
Proses pengadaan alat berat ini tergolong menarik karena dilakukan melalui transaksi daring (online). Unit tersebut menempuh perjalanan darat dan laut selama lima hari sebelum akhirnya tiba dan siap beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil.
Herman, yang merupakan putra dari Bapak Maswan Bancin, mengungkapkan bahwa motivasi utamanya membeli alat berat ini adalah untuk kemandirian dalam mengelola aset pribadi.
“Tujuan utama kami adalah untuk membersihkan dan merawat kebun pribadi. Dengan adanya unit sendiri, kami tidak lagi bergantung pada penyewaan alat dari pihak luar yang seringkali memakan waktu dan biaya tinggi,” ujar Bongkat saat dikonfirmasi.
Namun, kehadiran eskavator ini tidak hanya diperuntukkan bagi kepentingan pribadi. Herman menegaskan komitmennya untuk membantu produktivitas lahan warga sekitar. Ia membuka layanan jasa sewa eskavator bagi masyarakat desa maupun luar desa yang membutuhkan pembukaan atau pembersihan lahan dengan sistem biaya yang sangat terjangkau.
“Kami siap bersinergi dengan masyarakat yang ingin menggunakan jasa alat berat ini. Kami pastikan biayanya bersahabat agar dapat membantu sesama petani atau pemilik lahan dalam mengoptimalkan lahan mereka,” tambahnya.
Kehadiran alat berat milik warga lokal ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi kendala keterbatasan alat mekanisasi pertanian di wilayah Kecamatan Singkil, sekaligus mendorong percepatan pembangunan ekonomi berbasis perkebunan di Desa Ujung Bawang.{*}
Laporan : Khalikul Sakda.







____________________________________________
