Wadir CV Berkah Babu Salam Bantah Berita Viral Pembangunan Masjid Raya Rimo Molor

Aceh Singkil,Tipikorinvestigasinews.id
Wakil Direktur CV Berkah Babu Salam, Ali Akbar, menyampaikan bantahan tegas terhadap pemberitaan viral di media sosial yang menyoroti keterlambatan pembangunan lanjutan Masjid Raya Rimo, yang disebut-sebut molor akibat banjir., Jum’at {09/01/2026}

Ali Akbar mengaku sangat kecewa dengan pemberitaan yang beredar, khususnya artikel yang dimuat pada 7 Januari 2026 oleh Ramli Manik berjudul “Viral Proyek Masjid Molor Alasan Banjir Dipertanyakan: Adendum Dinas Syariat Islam Aceh Singkil Disorot Publik”. Ia menegaskan, informasi yang disampaikan dalam berita tersebut tidak pernah berasal darinya.

“Saya tidak pernah menyatakan atau menyampaikan bahwa lokasi pekerjaan Masjid Raya Rimo terkena banjir seperti yang diberitakan. Pernyataan itu bukan dari saya dan tidak pernah saya sampaikan kepada media mana pun,” tegas Ali Akbar kepada awak media.

Ia menjelaskan, yang sebenarnya terjadi adalah hambatan distribusi material bangunan akibat kondisi alam. Curah hujan tinggi, banjir, dan tanah longsor di sejumlah titik jalur distribusi menyebabkan material tidak dapat masuk tepat waktu ke lokasi proyek.

“Pekerjaan sempat tertunda bukan karena kami lalai, tetapi karena material tidak tersedia. Jalur distribusi terganggu akibat longsor dan banjir, ditambah kondisi BBM yang langka selama masa bencana di Aceh Singkil,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan seorang warga Gunung Meriah bernama Rini yang menyebut adanya dugaan manipulasi laporan pekerjaan dengan menyebut “ini rumah Allah, apa tidak takut azab”, Ali Akbar menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar.

“Kami tidak pernah membuat laporan manipulasi. Kami bekerja sesuai kontrak dan aturan yang berlaku. Dalam kontrak, kami diberikan kesempatan tambahan waktu selama 50 hari kerja,” ujarnya.

Terkait adendum perpanjangan kontrak, Ali Akbar juga meluruskan bahwa kebijakan tersebut bukan diberikan dengan alasan banjir, melainkan berdasarkan regulasi yang sah.

“Adendum pekerjaan lanjutan Masjid Raya Rimo diberikan oleh Dinas Syariat Islam Aceh Singkil sesuai ketentuan LKPP Nomor 12 Tahun 2021. Ini murni kebijakan administratif sesuai aturan, bukan karena alasan yang dipelintir dalam pemberitaan,” tambahnya.

Ali Akbar pun mengimbau kepada pihak media, khususnya Ramli Manik, agar lebih mengedepankan prinsip jurnalistik yang independen dan berimbang.

“Mohon ke depan beritanya lebih objektif dan tidak menggiring opini publik. Jangan seolah-olah kami bermain-main dalam pembangunan masjid. Ini rumah Allah, dan kami bekerja dengan niat ikhlas serta penuh tanggung jawab,” katanya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan berbagai simpang siur informasi di tengah masyarakat serta mengajak semua pihak untuk melihat persoalan secara jernih dan objektif.
“Kondisi pasca banjir di Aceh Singkil berdampak luas terhadap berbagai sektor pembangunan. Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini secara utuh,” tutup Ali Akbar, {syah}

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *