Warga Cidadap Tak Pernah Turunkan  Sangsaka Bendera Merah Putih Sejak 2022

Sukabumi, Tipikorinvestigasinews.id – Bentuk kecintaan terhadap Tanah Air ditunjukkan oleh seorang warga Kampung Mariuk, Gang Al-bairuni RT 003/RW 002, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, bernama Apon (40).

Saat ditemui pada Minggu (19/10) pukul 06.30 pagi, Nanan alias Apon menuturkan bahwa dirinya telah memasang bendera Merah Putih sejak Agustus 2022 dan hingga kini, tahun 2025, bendera tersebut tidak pernah diturunkan.

“Saking cinta saya kepada Indonesia, bendera Merah Putih di rumah saya tidak pernah saya turunkan sejak pertama kali dipasang. Kalau kotor, saya cuci, tapi tetap saya pasang lagi di atas. Rasanya kalau bendera berkibar, suasana hati jadi tenang dan nyaman,” ujar Apon saat ditemui di kediamannya.
Tindakan sederhana yang dilakukan Nanan Alias Apon menjadi bentuk nyata semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap simbol negara. Bagi Nanan alias Apon, bendera bukan sekadar kain berwarna merah dan putih, melainkan lambang harga diri bangsa yang harus dijaga dengan penuh rasa hormat.

Semangat seperti yang ditunjukkan oleh Nanan alias Apon diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjaga kehormatan simbol negara di mana pun berada.

Reporter Tipikor
Sopian

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *