Luwu, tipikorinvestigasinews.id. Hal yang sering menghambat dan bahkan menjadi penghalang para kepala daerah dari berbagai tingkatan mulai dari Bupati/walikota hingga gubernur untuk dapat bekerja dengan baik yakni para tim sukses serta mereka yang merasa dekat & seolah memiliki andil besar terhadap kesuksesan seorang kepala daerah dalam memenangkan kontestasi.
Di berbagai daerah di Indonesia tim sukses inilah kemudian menjadi batu sandungan bagi para kepala daerah dalam membuat kebijakan.
Berbagai suara bisikan, permintaan yang mau tak mau harus didengar dan dipertimbangkan sebagai bentuk balas budi atas andil dan jasa mereka saat perjuangan di masa kontestasi.
Baik perihal pengisian jabatan pada berbagai OPD hingga paket pekerjaan proyek, kepala daerah dalam posisi tersandera untuk harus selalu mengakomodir kepentingan para tim sukses yang selalu menunggu imbal jasa.
Hal yang lebih naif ketika warga masyarakat menyuarakan sebuah kritik lewat sosial media terhadap kepala daerah terkait soal kebijakan maupun issu sosial yang ada, para pendukung ataupun tim sukses militan tampil memberikan narasi pembelaan yang lebih sering keluar dari konteks masalah yang dipersoalkan, hingga pada akhirnya hanya berujung pada debat kusir dua pihak dengan nuansa dikotomi antara pendukung & non pendukung.
Demi dan atas nama kemajuan daerah Tana Luwu tercinta, semoga hal ini secara perlahan dapat dihilangkan. Saling hujat di antara warga dengan latar belakang perbedaan dukungan saat kontestasi.
Kepala Daerah terpilih sudah bukan lagi milik golongan tertentu & tidak lagi membawa panji panji tertentu seperti masa kampanye dulu, melainkan pemimpin bagi seluruh kalangan & lapisan masyarakat yang ada, baik mereka para pendukung maupun yang bukan pendukung.
Hal yang harusnya masyarakat lakukan yakni secara bersama mengawal dan mengawasi roda pemerintahan yang sedang berjalan untuk menghindari potensi terjadinya penyimpangan.
Sangatlah manusiawi dan amat dimaklumi utamanya bagi para pendukung pihak yang kalah dalam kontestasi yakni sulitnya untuk Move On dari rasa kecewa saat kontestasi, hingga berujung pada rasa benci.
Sehingga apapun yang dilakukan oleh pemimpin terpilih yang notabene bukan dukungannya, akan terlihat salah dalam pandangan mereka
Rusding
Investigasi nasional







____________________________________________
