BINTUNI, http://tipikorinvestigasinews.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanes Manibuy, menegaskan bahwa penyelenggaraan Turnamen Open Billiard Dandim Cup I Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga harus menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet biliar berprestasi yang dapat bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Hal tersebut disampaikan Yohanes Manibuy saat membuka secara resmi Turnamen Open Billiard Dandim Cup I Tahun 2026 yang digelar di Okey Billiard, Kampung Lama, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (30/5/2026).
Pembukaan turnamen ditandai dengan pertandingan ekshibisi antara Bupati Teluk Bintuni Yohanes Manibuy melawan Ayor Kosepa, anggota DPRK Teluk Bintuni yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Teluk Bintuni. Pertandingan persahabatan tersebut menjadi simbol dimulainya kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kodim 1806/Teluk Bintuni dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni.
Turnamen ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan komunitas olahraga biliar. Sebanyak 110 peserta tercatat mengikuti kompetisi tersebut. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Papua Barat, sejumlah provinsi di Indonesia, bahkan diikuti atlet nasional serta peserta dari luar negeri.
Dalam sambutannya, Bupati Yohanes Manibuy menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1806/Teluk Bintuni, panitia pelaksana, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, memperkuat persatuan, serta menciptakan ruang interaksi yang positif di tengah masyarakat.
“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada para atlet dan generasi muda,” ujar Yohanes.
Ia menilai olahraga biliar saat ini semakin berkembang dan diminati berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Selain membutuhkan keterampilan teknik yang baik, cabang olahraga ini juga menuntut konsentrasi tinggi, ketenangan, strategi yang matang, serta mental bertanding yang kuat.
Karena itu, ia berharap Turnamen Open Billiard Dandim Cup I dapat menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan guna melahirkan bibit-bibit atlet berbakat dari Teluk Bintuni dan Papua Barat.
“Kami berharap melalui turnamen ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Teluk Bintuni, Papua Barat, bahkan Indonesia di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” katanya.
Selain menjadi sarana pembinaan olahraga, Yohanes juga menilai kejuaraan tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran peserta dan tamu dari berbagai wilayah, termasuk dari luar Papua dan mancanegara, diyakini mampu menggerakkan sektor usaha masyarakat seperti UMKM, kuliner, transportasi, hingga perhotelan.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak, mengatakan bahwa Turnamen Open Billiard Dandim Cup I merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pembinaan olahraga sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan, masyarakat, dan komunitas olahraga.
Menurutnya, kompetisi yang sehat tidak hanya melahirkan atlet-atlet berkualitas, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya tentang memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana membangun persaudaraan, memperluas jaringan pertemanan antaratlet, serta meningkatkan kualitas olahraga biliar di Papua Barat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan menjaga suasana pertandingan tetap aman, tertib, serta kondusif selama turnamen berlangsung.
Dengan resmi bergulirnya Turnamen Open Billiard Dandim Cup I Tahun 2026, para peserta kini siap menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam memperebutkan gelar juara. Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mengembangkan olahraga biliar, serta mempromosikan potensi Kabupaten Teluk Bintuni kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: Asep Suebu







____________________________________________
