Mamasa TipikorInvestigasiNews.id– Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, SE., MM, bersama Wakil Bupati H. Sudirman, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa H. Muhammad Syukur, Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Dandim 1428/Mamasa, Kapolres Mamasa, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak di Kabupaten Mamasa.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun strategi yang lebih efektif dalam mempercepat penurunan angka stunting. Seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta para pemangku kepentingan didorong untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan target penurunan stunting yang berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bupati Mamasa menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah desa, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga keluarga sebagai garda terdepan dalam pemenuhan gizi anak.
“Percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor. Kita harus bergerak bersama, memastikan setiap program benar-benar menyentuh masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujar Bupati.
Wakil Bupati Mamasa juga menekankan pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, sanitasi yang layak, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi ibu hamil dan balita. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan koordinasi, memperkuat integrasi program, serta memastikan setiap anggaran yang dialokasikan untuk percepatan penurunan stunting dapat dimanfaatkan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang optimal.
Kehadiran Ketua DPRD, Dandim 1428/Mamasa, dan Kapolres Mamasa menunjukkan dukungan penuh Forkopimda terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam menekan angka stunting. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Mamasa.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap seluruh pihak dapat memperkuat komitmen dan meningkatkan kerja sama dalam mendukung berbagai program intervensi spesifik maupun sensitif, sehingga angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.
Pemerintah Kabupaten Mamasa optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, DPRD, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat, target percepatan penurunan stunting dapat tercapai demi terwujudnya generasi Mamasa yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
(Red).







____________________________________________
