DUMAI,- http://tipikoinvestigasinews.id – Dalam upaya melahirkan pembimbing umat yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dakwah dengan bahasa yang santun, menyejukkan, dan mampu menggerakkan hati jamaah, Badan Amil Zakat (BAZMA) PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai secara resmi menggelar kegiatan Pelatihan Khatib Jum’at.
Acara yang berlangsung pada Sabtu (18/07/2026) ini bertempat di Masjid Al Muhajirin, Komplek Perumahan Pertamina, Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai , dengan mengusung tema utama: “Jadilah Khatib yang Berilmu, Menyentuh Hati, dan Menginspirasi Umat”.
Kegiatan strategis ini disusun dengan tujuan mencetak khatib-khatib handal yang memiliki kompetensi mumpuni di bidangnya, sekaligus memperkuat jangkauan pembinaan keagamaan hingga menjangkau wilayah-wilayah terpencil maupun daerah yang saat ini masih kekurangan tenaga penyuluh maupun petugas khatib.
Agar hasil pelatihan benar-benar maksimal dan berkualitas, panitia pelaksana secara khusus menghadirkan tiga orang narasumber yang ahli di bidangnya.
Ketiga narasumber ini nantinya akan membimbing para peserta secara mendalam, mulai dari teknik penyusunan materi khutbah, tata bahasa yang baik dan benar, hingga cara penyampaian yang luwes serta berkarisma agar pesan dakwah dapat diterima dan meresap dengan sebaik-baiknya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Secara resmi, rangkaian kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai, Dr. H. Muhammad Yunus, yang hadir selaku perwakilan Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS.
Turut memeriahkan serta memberikan dukungan penuh dalam acara tersebut jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, perwakilan BDI-BAZMA, Kepala Seksi dan staf dari Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, unsur pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Dumai, perwakilan organisasi PERTI, PMD, Dewan Syariah BAZMA, para ulama dan tokoh agama yang disegani, serta ratusan peserta yang hadir mewakili berbagai kecamatan yang ada di wilayah Kota Dumai.
Mewakili General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai Iwan Kurniawan, Yendi dalam amanatnya menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab dan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul.
Dana tersebut disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang kurang mampu serta wilayah yang sulit dijangkau pelayanan keagamaan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dakwah secara menyeluruh, sekaligus memperluas penyebaran syiar Islam hingga ke pelosok-pelosok daerah yang selama ini masih terbatas dalam mendapatkan pembinaan agama yang memadai.
Sementara itu, Dr. H. Muhammad Yunus selakuperwakilan Pemerintah Kota Dumai menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan penghargaan mendalam atas inisiatif serta keseriusan yang ditunjukkan oleh BAZMA bersama Pertamina dalam turut aktif mengurus dan membina kehidupan beragama masyarakat.
Ia berharap, melalui pelatihan yang terstruktur ini, lahir sosok-sosok khatib yang tidak hanya kaya akan ilmu pengetahuan agama, tetapi juga memiliki akhlak mulia, mampu menyampaikan pesan yang menyejukkan hati, selalu mengedepankan persatuan dan kerukunan, serta mampu memberikan solusi nyata atas berbagai permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat saat ini.
Menutup rangkaian acara yang penuh berkah tersebut, panitia juga melaksanakan penyerahan sertifikat tanda kelulusan serta pemberian santunan kepada para peserta Program Kelas Bina Mualaf.
Pemberian ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan semangat atas keberhasilan mereka menyelesaikan serangkaian proses pembinaan pengenalan dan pemantapan ajaran Islam.
Tak hanya itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Beasiswa Gemilang BAZMA bersama 60 orang tua serta wali murid yang hadir.
Hal ini menjadi bukti nyata adanya tekad bersama dalam memajukan kehidupan umat secara menyeluruh melalui tiga pilar utama yang saling berkaitan erat: penyebaran dakwah yang lurus dan benar, peningkatan mutu pendidikan yang berkualitas, serta upaya pemberdayaan masyarakat yang sejahtera.(Rianto)







____________________________________________
