MANADO,SULUT,TIPIKORINVESTIGASINEWS.ID,Rabu 19 November 2025 — Hari pertama gelaran SMK Expo 2025 berlangsung semarak di kawasan Megamas, Manado. Ribuan pengunjung memadati arena pameran yang mempertemukan kreativitas dan kompetensi siswa SMK se-Sulawesi Utara dalam satu ruang. Ajang tahunan ini kembali menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan generasi muda yang terampil, mandiri, dan siap bersaing dalam dunia kerja maupun dunia wirausaha.
Di tengah ratusan karya yang dipamerkan, stan SMK Negeri 1 Amurang mencuri perhatian publik. Stand tersebut dipadati pengunjung berkat rangkaian produk unggulan buatan siswa dari berbagai jurusan. Mulai dari olahan kuliner kreatif karya jurusan Tata Boga, kerajinan kewirausahaan, hingga prototipe inovatif — semuanya dipamerkan secara profesional dengan sentuhan pameran layaknya pelaku industri pemula.
Lebih dari sekadar memamerkan karya, para siswa turun langsung melayani dan mempromosikan produk mereka, mengajak pengunjung mencicipi makanan olahan sekaligus memperkenalkan konsep usaha homemade. Keberanian siswa berdialog dengan pengunjung menunjukkan kemampuan komunikasi dan jiwa wirausaha yang terus digembleng melalui pembelajaran berbasis praktik.
> “Kami ingin menunjukkan bahwa siswa SMK bukan hanya siap bekerja, tapi siap membuka usaha,” ungkap salah satu siswa jurusan Tata Boga saat memperkenalkan menu hasil kreasinya kepada pengunjung.
Membentuk Generasi Penggerak Ekonomi Kreatif
Tema pemberdayaan industri homemade dan kewirausahaan siswa menjadi spirit utama yang ingin ditunjukkan SMK Negeri 1 Amurang dalam expo tahun ini. Produk yang dipamerkan tidak hanya menonjolkan cita rasa dan keunikan lokal, tetapi juga mengusung potensi pengembangan menuju usaha mikro dan UKM yang berkelanjutan.
Seminar pendamping dalam expo turut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar tentang branding, pemasaran digital, serta manajemen usaha rumahan. Dengan demikian, karya yang lahir dari dapur sekolah bukan sekadar praktik belajar, tetapi langkah awal membentuk pelaku usaha muda berbasis vokasi
Kolaborasi Guru, Orang Tua, dan Kepemimpinan Sekolah
Di balik tampil percaya dirinya para siswa, dukungan penuh diberikan oleh guru pendamping, orang tua, dan manajemen sekolah. Mereka membantu mengasah kemampuan teknis siswa sekaligus mempersiapkan tampilan stan agar menarik secara estetika dan profesional.
Kepala SMK Negeri 1 Amurang, Jevie Jane Maliangkay, S.Pd., yang hadir langsung memantau kegiatan, menyampaikan rasa bangganya atas kerja keras siswa.
> “Partisipasi di SMK Expo 2025 adalah bukti nyata bahwa siswa SMK Negeri 1 Amurang tidak hanya ahli secara praktik, tetapi juga memiliki mental wirausaha. Karya homemade yang mereka tampilkan adalah pintu menuju kemandirian ekonomi,” tegas Maliangkay.
Ia menambahkan bahwa sekolah berkomitmen menyiapkan siswa agar memiliki mindset inovatif, tidak mudah menyerah, dan berani memulai usaha sejak dini.
> “Kami ingin membentuk generasi ‘job creator’, bukan sekadar ‘job seeker’. Dengan pembinaan yang tepat, mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Sulawesi Utara,” tambahnya.
Kehadiran SMK Negeri 1 Amurang pada hari pertama expo menjadi salah satu bukti bahwa SMK adalah pilar masa depan industri kreatif daerah. Dengan kualitas karya yang ditampilkan, dukungan kolaboratif dari sekolah, dan antusiasme pengunjung, stan SMK 1 Amurang diprediksi akan tetap menjadi salah satu pusat perhatian hingga penutupan SMK Expo 2025.







____________________________________________
