Tulungagung — tipikorinvestigasinews.id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 2,7 kilometer di wilayah selatan. Proyek strategis yang menghubungkan Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung ini kini mulai menunjukkan perkembangan signifikan dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
Hingga awal Mei 2026, Dinas PUPR Tulungagung mencatat progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 20 persen. Capaian tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan di lapangan sudah mulai menunjukkan hasil nyata setelah melewati berbagai tahapan awal konstruksi (4/5/2026).
“Pengerjaan fisik sudah mulai menunjukkan bentuk nyata,” ujarnya.
Menurut Sodik, capaian ini menjadi langkah awal yang cukup menggembirakan, terutama mengingat kondisi geografis wilayah selatan Tulungagung yang didominasi medan pegunungan dan tergolong menantang. Meski demikian, Dinas PUPR Tulungagung memastikan seluruh tim pelaksana tetap bekerja optimal agar progres pembangunan sesuai dengan target yang telah direncanakan.
“Kami optimistis proyek ini bisa selesai tepat waktu dan tidak melampaui jadwal kontrak kerja,” tegasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini sekitar 0,5 kilometer ruas jalan telah berhasil diselesaikan, termasuk proses pengerasan dan pemadatan. Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR Tulungagung menekankan pentingnya kualitas material dan pekerjaan guna menjamin ketahanan jalan dalam jangka panjang.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek yang digarap oleh Dinas PUPR Tulungagung ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di bagian selatan. Jalan baru tersebut diharapkan mampu membuka akses ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” jelas Sodik.
Dengan target penyelesaian pada pertengahan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas PUPR Tulungagung berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini tepat waktu dan sesuai standar kualitas. Masyarakat pun diharapkan dapat memberikan dukungan serta bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, mengingat manfaat besar yang akan dirasakan setelah proyek ini selesai.(Shinta)







____________________________________________
