Kehadiran Riza Falepi Diharapkan Dapat Mengobati “kebutaan” Wako Zulmaeta

Payakumbuh, Sumbar’ tipikorinvestigasinews.id — Pada Hari Senin 24 November 2025, Warga Kota Payakumbuh disuguhkan sebuah Foto/Video Rapat Formal di Ruangan Pertemuan Utama (Randang) Balai Kota Payakumbuh.

Saking Formalnya hampir Seluruh Kepala OPD yang hadir mengenakan Seragam Coklat Tanah Khas ASN, tidak terkecuali Wako dan Wawako, hanya Kadishub dan Kasatpol tampil dengan warna tersendiri.

Ups..hampir terlewat..kenapa ada satu (1) orang dalam Foto yang Pakai Batik? Siapa dia? Kok berani-berani di Pertemuan Formal tidak Pakai Seragam?

Begitu Foto Di Zoom, Ternyata…oh…Ternyata ..beliau adalah Walikota Payakumbuh 2 Periode (2012-2022), Riza Falepi.

Pantas saja ada satu orang berani tampil dengan kostum berbeda, beliau (Falepi) menurut informasi yang bisa dipercaya sengaja diundang Wako Zulmaeta sebagai Tamu Kehormatan.

Tamu Kehormatan, Kok diundang hadir dalam Rapat Koordinasi antar Semua OPD? Bukankah itu akan mengganggu Jalannya Rakor?

Ternyata (lagi), Riza Falepi diundang hadir bukan saja sebagai Tamu Kehormatan, tetapi khabarnya Wako Zulmaeta diduga sudah mulai kehabisan akal menjalan roda Pemerintahan Kota Payakumbuh hingga terpaksa harus minta tolong “Suhu” (Falepi)? Wallahu ‘alam.

Jika benar Dt.Zulmaeta minta tolong Dt.Falepi untuk membenahi Kota yang sudah tidak jelas arah pembangunannya, inikan makin aneh, masak iya, Wako Pilihan Warga Agam…eh..maaf…Payakumbuh maksudnya, tidak menjadikan Visi-Misi nya saat Kampanye lalu dikukuhkan dengan Perda RPJMD 2025-2030 yang sudah disahkan dengan DPRD sebagai Penuntun arah Pembangunan Kota Payakumbuh?

Atau Wako Zulmeta cukup “berunding” saja dengan “Pren” nya yang jelas selalu berada disampingnya dan Wawako Elzadaswarman juga berpengalaman 30-an tahun pada Birokrasi Kota Payakumbuh, tapi dalam hal ini Wako Zulmaeta sepertinya lebih percaya Sekda Rida Ananda daripada “Pren”?

Riza Falepi saat memimpin Kota Payakumbuh memang diakui meninggalkan Warisan hebat, seperti : Pasar dan Perkantoran Padang Kaduduak, Kantor Walikota, Kawasan Wisata Batang Agam dan banyak lagi merupakan Legacy tak terbantahkan.

Sementara Wako Zulmaeta terlihat masih sering beroperasi menggunakan pisau bedah daripada menyuntikkan Visi-Misi berbuih-buih saat Kampanye Pilkada, belum tampak Progres janji kampanye pasca dilantik Februari Lalu.

Sudah 9 bulan menikmati Jabatan Wako Payakumbuh disandangnya, tetapi yang terlihat hanya intrik.

Direktur PDAM masih menggantung, Rencana Pembangunan jangka panjang Pasar Payakumbuh pasca kebakaran masih belum jelas adalah sedikit dari “kagok” nya Wako Zulmaeta menunjukkan arah Pembangunan Kota Payakumbuh 5 tahun kedepan, jadi mohon jangan ditanya lagi tentang Visi-Misi yang sudah dituangkan dalam RPJMD.

Tapi apapun itu, harapan warga kota dengan kehadiran Riza Falepi dapat mengajarkan “kebutaan” Wako Zulmaeta, Insyaallah.

( Sukrianto )

PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *