Bekasi-tipikorinvestigasinews.id-Rabu, 21 Januari 2026 | 12.41 WIB, Ketua Pusat Prabu Peduli Lingkungan (Prabu PL), Carsa Hamdani, memimpin langsung aksi demonstrasi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/1/2026).
Aksi yang digelar oleh massa yang tergabung dalam komunitas Prabu Peduli Lingkungan tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Puluhan demonstran berkumpul di pelataran Kantor UPTD Pengelolaan Akhir Sampah (PAS) Burangkeng dan menyampaikan sejumlah orasi terkait dugaan persoalan pengelolaan lingkungan serta penggunaan anggaran daerah.
Dalam orasinya, massa menyampaikan bahwa aktivitas di TPA Burangkeng dinilai telah berdampak merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Selain itu, para demonstran menyoroti dugaan ketidakterbukaan pengelolaan anggaran, khususnya terkait sewa alat berat.
Salah satu tuntutan utama yang disuarakan massa adalah mendesak aparat penegak hukum untuk memperjelas dan mempercepat proses hukum terhadap Syafri Donny Sirait, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

Massa juga meminta dilakukan penyelidikan atas dugaan korupsi dalam pengadaan dan sewa alat berat di TPA Burangkeng yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah dari APBD Kabupaten Bekasi dan dinilai tidak transparan kepada publik.
Sebagai bentuk protes, massa aksi menyegel sejumlah alat berat yang dalam kondisi rusak di area samping Kantor UPTD.
Beberapa poster tuntutan turut dibentangkan, di antaranya bertuliskan “Ada Alat Berat Siluman, KPK Apa Kabar” dan “Alat Berat Ngatur, Uang Rakyat Dihambur”.
Aksi demonstrasi tersebut mendapat pengamanan dari puluhan personel gabungan Polsek Setu, Koramil Setu, dan Satpol PP guna menjaga keamanan dan ketertiban selama unjuk rasa berlangsung.
Saat massa melakukan penyegelan alat berat yang masih beroperasi, Kapolsek Setu AKP Usep meminta agar aksi dilanjutkan di Kantor UPTD. Namun massa meminta agar Kepala UPTD hadir langsung untuk memberikan penjelasan.
Tak lama kemudian, Kepala UPTD PAS Burangkeng Samsuro Mandiansyah hadir menemui massa dan memberikan klarifikasi terkait pengadaan serta penggunaan alat berat.
Selanjutnya, massa Prabu PL, pihak UPTD, serta unsur terkait melanjutkan penyampaian aspirasi melalui audiensi di dalam Gedung UPTD PAS Burangkeng.
Hingga berita ini diturunkan, audiensi antara perwakilan massa aksi dan pihak UPTD masih berlangsung.
Pewarta: Dwi Eko
Editor: Redaksi Tipikor Investigasi News







____________________________________________
