MEDAN,Tipikorinvestigasinews.id–
Dewan Pengurus Wilayah Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia Sumatera Utara (DPW PPMI Sumut) memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 untuk menyerukan penguatan perlindungan terhadap pekerja.
Ketua DPW PPMI Sumut, Herman Saragih, menegaskan bahwa semangat kebangkitan bangsa harus diterjemahkan menjadi aksi nyata dalam membela hak-hak buruh di lapangan.
> “Semangat kebangkitan bangsa harus menjadi dorongan nyata dalam memperjuangkan hak-hak pekerja,” ujar Herman kepada media di Medan, usai mendampingi pekerja di Disnaker Provinsi, Selasa (20/5/2026).
Herman menyambut baik sikap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menegaskan keberpihakan negara terhadap pekerja. Menurutnya, komitmen Presiden untuk hadir membela buruh, bahkan siap mengambil alih beban perusahaan yang menyerah, merupakan sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam.
PPMI Sumut menilai pembentukan Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Dewan Kesejahteraan Buruh sebagai langkah strategis yang sejalan dengan tuntutan serikat pekerja selama ini.
> “Kebijakan ini menunjukkan pemerintah tidak membiarkan buruh berjuang sendiri. Negara hadir, dan PPMI Sumut siap bersinergi untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terjaga,” tegas Herman.
Ia juga mengajak seluruh pekerja /buruh di Sumatera Utara menjadikan 20 Mei sebagai momentum memperkuat solidaritas. Herman menekankan bahwa hanya dengan persatuan, buruh mampu menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks.
“Bangkit untuk pekerja, bangkit untuk Indonesia. Dengan persatuan, kita mampu membangun bangsa yang lebih adil dan sejahtera,” pungkasnya.
DPW PPMI Sumut berharap pernyataan sikap Presiden segera diikuti dengan implementasi kebijakan yang berpihak pada pekerja, terutama di sektor padat karya dan daerah industri seperti Sumatera Utara.(Herman Saragih).







____________________________________________
