Pekalongan – Jateng, tipikorinvestigasinews.id – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperuntukkan bagi pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Administrasi di lingkungan pemerintah setempat. Acara berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (3/6), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar; Asisten III Setda Ari Lailani, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ajid Suryo Pratondo, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Eselon II, IIIA, dan IIIB dengan total peserta berjumlah 168 orang.
Dalam sambutannya, Kepala BKPSDM Ajid Suryo Pratondo, menyampaikan informasi penting terkait pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Ia menjelaskan bahwa atas seizin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), proses pendaftaran untuk jabatan-jabatan tersebut akan dilakukan pengulangan dari awal.
“Untuk pengisian jabatan tinggi pratama, atas seijin Kemendagri dan BKN, pendaftaran kita ulang dari awal. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 4 hingga 18 Juni 2026,” ujar Ajid Suryo Pratondo
Sementara itu, Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menambahkan, saat ini terdapat sebelas posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Ia menjelaskan bahwa nantinya proses seleksi akan melewati tahapan verifikasi administrasi serta tahapan penilaian lainnya untuk mendapatkan pejabat yang paling kompeten.
“Tercatat ada 11 JPT yang saat ini belum terisi. Nantinya akan ada tahapan pendaftaran, verifikasi kelengkapan berkas administrasi, hingga serangkaian penilaian untuk menjaring pemimpin terbaik,” ungkap Yulian Akbar.
Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dan pengisian jabatan harus dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Ia menekankan pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang didasarkan pada prestasi, kompetensi, serta integritas guna mendorong kinerja pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan publik yang prima.
“Seleksi harus transparan dan terbuka. Kita butuh pemimpin yang memiliki kualitas SDM unggul, berprestasi, dan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan,” tegas Sukirman.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempersiapkan dan meningkatkan kompetensi ASN, sekaligus memastikan regenerasi dan pengisian jabatan strategis berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional.
( LELES )







____________________________________________
