Aceh Singkil | Tipikoinvestigasinews.id ~ Sebuah inisiatif luar biasa dan patut dicontoh datang dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Singkil, Aceh Singkil. Di bawah kepemimpinan yang visioner, Kapolsek IPTU Akhirullah, mereka berhasil menyulap lahan tidur seluas satu hektar menjadi area pertanian produktif yang kini akan siap dipanen. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang diamanatkan Presiden RI, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Lahan kosong yang sebelumnya tak termanfaatkan, kini menghijau dengan tanaman jagung. Lokasinya sangat strategis, berada di pinggir jalan kebun milik H. Sembiring, di Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil. Transformasi lahan ini bukan hanya sekadar penanaman, melainkan sebuah proyek percontohan yang menunjukkan bagaimana potensi lahan kosong dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Kapolsek IPTU Akhirullah menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya Polri untuk mendorong swasembada dan kemandirian pangan. “Salah satu fokus kami adalah memanfaatkan pekarangan untuk pangan bergizi dan mengubah lahan kosong menjadi lahan produktif,” terang Kapolsek. Ia juga aktif mengajak masyarakat di wilayah hukumnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pertanian, memanfaatkan setiap jengkal lahan yang tersedia.
Program yang telah berjalan selama beberapa bulan ini adalah bukti konkret kepedulian Polsek Singkil terhadap kesejahteraan warga. IPTU Akhirullah menambahkan, tujuan utama pemanfaatan lahan tidur ini adalah untuk memberikan contoh nyata kepada masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan lahan kosong, seperti di pinggir jalan kebun milik H. Sembiring ini, kita bisa menghasilkan bahan pangan sendiri. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan hal serupa di lingkungan mereka,” ujarnya pada Senin, 13 Oktober 2025.
Sejak awal program digulirkan, personel Polsek Singkil tidak hanya menginisiasi, tetapi juga secara rutin terlibat aktif dalam merawat tanaman. Mulai dari pengolahan tanah, penanaman, penyiraman, hingga pemupukan, semua dilakukan dengan penuh dedikasi. Hal ini memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal dan diharapkan menghasilkan panen yang melimpah.
Upaya ini bukan hanya semata-mata untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk mengoptimalkan setiap jengkal lahan kosong yang mereka miliki.
“Kami sangat berharap masyarakat tergerak untuk bercocok tanam di pekarangan rumah mereka, sehingga bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ini adalah langkah kecil namun berdampak besar untuk kemandirian pangan kita,” pungkas IPTU Akhirullah, menyerukan semangat gotong royong dan kemandirian pangan di tengah masyarakat Aceh Singkil.
Kapolsek menaruh harapan besar bahwa hasil panen jagung nantinya dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat, sehingga ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah dapat ditekan secara signifikan. Inisiatif Polsek Singkil ini merupakan teladan nyata bagaimana sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat menciptakan solusi inovatif untuk tantangan pangan.{*}
[Khalikul Sakda]







____________________________________________
