LUWU,http://Tipikorinvestigasinews.id – Stan Kecamatan Basse Sangtempe Utara (Bastura) menjadi salah satu yang ramai dikunjungi pada ajang Luwu Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-67 Kabupaten Luwu. Berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM dari sejumlah desa di Bastura menarik perhatian dan diminati para pengunjung.
Camat Basse Sangtempe Utara, Riting, S.H., M.H., mengatakan produk yang paling banyak diminati selama pameran antara lain kunyit dari Desa Pantilang, gula merah dari Desa Bonglo, Desa Uraso, dan Desa Karatuan, serta rawon (pangi/kluwek) beserta kulitnya dari Desa Maindo.
Menurut Riting, seluruh produk tersebut merupakan hasil olahan masyarakat yang diproses secara alami tanpa menggunakan bahan pengawet. Namun, dari sisi pengemasan masih tergolong sederhana sehingga perlu terus ditingkatkan agar memiliki daya saing yang lebih baik di pasar yang lebih luas.
“Kami berharap ke depan produk-produk UMKM Basse Sangtempe Utara memiliki kemasan yang lebih menarik, dilengkapi label halal, serta mengantongi izin edar sesuai ketentuan. Dengan begitu, nilai jual produk akan meningkat dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Riting.
Ia menambahkan, Pemerintah Kecamatan Basse Sangtempe Utara akan terus mendorong pembinaan terhadap para pelaku UMKM, baik dalam aspek peningkatan kualitas kemasan, strategi pemasaran, maupun pengurusan legalitas produk. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keikutsertaan Kecamatan Basse Sangtempe Utara dalam Luwu Expo 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi hasil bumi dan produk olahan lokal kepada masyarakat luas. Selain sebagai ajang promosi, pameran ini juga diharapkan membuka peluang kemitraan dan memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku UMKM di wilayah Bastura.







____________________________________________
