Ratusan Hektar Sawah Gagal Panen Diserang Hama Tikus

Gambar ilustrasi

OKU Timur, SUMSEL.tipikorinvestigasinews.id

Petani Desa Sriwangi Kecamatan Semendawai Suku lll harus menepuk jidat, pasalnya ratusan hektar sawah yang mereka garap harus gagal panen akibat serangan hama tikus, informasi tersebut disampaikan Udin pada Kamis 28 Mei 2026

Lebih lanjut dirinya mengatakan saat masa pertumbuhan padi tumbuh subur dan bagus ,namun saat menginjak masa generatif dan mulai berbuah hancur seketika dihajar kawanan tikus, ujarnya

Padahal kata Udin, dirinya sudah habis modal yang cukup banyak mulai dari biaya pembajakan,biaya tanam,pupuk, obat-obatan dll, tambahnya

Senada dengan Udin, rokim petani setempat juga mengatakan, tikus menyerang sangat cepat,Bahkan satu hektar sawah tidak sampai dua malam bisa rata, ungkapnya

Sebenarnya kami sudah berusaha menjaga tanaman dengan cara memberikan pagar plastik, berburu dengan senapan angin tiap malam,namun hama tikus terlalu banyak dan tidak terkendali, akhirnya kami kwalahan, imbuhnya

Jaenal petani yang cuma menyewa sawah berharap pemerintah bisa turun tangan membantu mengatasi permasalah ini, petani perlu solusi dan motivasi agar mau menanam lagi, terus terang kata Jaenal,kami cukup ragu-ragu mau tanam lagi kalau tikus masih belum bisa diatasi. Pungkasnya

MR investigasi Nasional

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *