Aceh Timur, tipikorinvestigasinews.id – Semangat syiar Islam terpancar kuat dari pedalaman Aceh Timur. Kolaborasi antara Nida Mudi (Komunitas Da’i Mudi Mesjid Raya Samalanga) dan Kafilah Nahdlatul Fata Aceh Timur sukses menggelar Festival Gema Ramadhan dengan tema ‘Santri Berakhlak Mulia, Gema Amal Menyala di Bulan Suci’.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Syuhada, Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi ini berlangsung khidmat pada Kamis, 25 Maret 2026. Festival ini menjadi puncak dari pengabdian tim NIDA MUDI yang telah menetap selama 20 hari dan tersebar di enam titik desa di wilayah Serbajadi. Kegiatan ini juga merupakan intruksi langsung dari AL-MUKARRAM ABU MUDI untuk mengambil peran dakwah ke seluruh wilayah yang terdampak bencana, khususnya di Aceh.Tim Da’i Nida mudi wilayah Aceh Timur dikomandoi langsung oleh Tgk Muhibbuddin S.H selaku Ketua Umum Kafilah Nahdlatul Fata Aceh Timur Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga.

Festival ini tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat bagi generasi muda, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang mendalam. Kehadiran para santri ini diharapkan menjadi penawar trauma bagi anak-anak di Lokop yang sempat terdampak bencana beberapa bulan lalu.
Melalui cabang lomba seperti Cerdas Cermat, Hafalan Surat Pendek, Azan, hingga Praktik Shalat tingkat SD dan SMP, tim NIDA MUDI hadir membawa “cahaya baru” yang edukatif sekaligus spiritual.
Selama masa pengabdian, para da’i muda ini aktif mengisi pengajian, khutbah Jumat, ceramah Ramadhan, hingga membimbing pengajian anak-anak. Dedikasi ini menyentuh hati masyarakat setempat.
Tgk. Abu Qasim, selaku Ketua Koordinasi Lapangan wilayah Serbajadi, mengungkapkan rasa harunya atas penerimaan hangat warga. “Harapan kami, silaturahmi NIDA MUDI tidak hanya berakhir pada Ramadhan ini saja. Masyarakat Serbajadi senantiasa mengharapkan kehadiran tim di tahun-tahun mendatang dan seterusnya,” tutur Tgk. Abu Qasim.
Kegiatan ini membuktikan bahwa kehadiran santri di tengah masyarakat bukan sekadar aksi kemanusiaan biasa, melainkan upaya menjaga martabat negeri melalui pembentukan karakter generasi penerus.
Dengan berakhirnya Festival Gema Ramadhan ini, diharapkan lahir generasi santri yang berakhlak mulia, tangguh secara mental, dan konsisten menebarkan kebaikan, menjadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai bekal kehidupan sehari-hari.
Reporter: Sudirman Aceh Timur







____________________________________________
