NTT(SBD), tipikorinvestigasinews.Id – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini sedang menggalakkan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Total 173 desa dan 2 kelurahan di Kabupaten SBD sudah melakukan musyawarah khusus untuk membentuk Kopdes Merah Putih.
Sosok Yengo Tada Kawi, S.Pd selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten SBD, mengungkapkan bahwa proses administrasi Kopdes Merah Putih sedang berjalan dengan baik.
“Kita sedang dalam proses pengurusan akta notaris dan Surat Keterangan Akta Hukum Umum (SK AHU) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),” ungkap Yengo. Selasa, 10 Juni 2025. Setelah itu, Kopdes akan melanjutkan proses pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Waikabubak, Sumba Barat.
Selain itu, Kopdes juga akan mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten SBD. “Kita juga akan membuka rekening bank untuk simpanan pokok dan wajib dan pembuatan stempel Kopdes,” sebut Yengo.
Pemerintah Kabupaten SBD juga akan mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis untuk pengurus dan pengawas Kopdes. Pelatihan ini meliputi manajemen koperasi, pengetahuan konsep-konsep koperasi, dan pelatihan ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).
Tujuan pelatihan ini adalah untuk mencegah penyalahgunaan program di koperasi dan memastikan manajemen berbasis ITE. “Kita ingin memastikan bahwa koperasi ini berjalan dengan efektif dan efisien demi mencegah penyalahgunaan uang dan barang dalam kegiatan Kopdes Merah Putih,” kata Yengo.
Dalam mendukung musyawarah khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai arahan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengingatkan bahwa seluruh pemerintah desa di Indonesia memotong 3% dana desa untuk membiayai kebutuhan operasional dan legalitas Kopdes Merah Putih di desanya.
Potongan 3% dana desa ini juga akan digunakan untuk biaya pendaftaran Kopdes ke akta notaris sebesar Rp 2,5 juta. “Kita berharap bahwa semua Kepala Desa di SBD memiliki pemikiran yang sama sehingga koperasi ini dapat membantu untuk mendukung meningkatkan perekonomian masyarakat Sumba Barat Daya,” tegas Yengo.
Kopdes Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan barang-barang kebutuhan dengan harga stabil. “Pengurus Kopdes diharapkan dapat bekerja dengan komitmen dan kerja keras meski menghadapi masalah dan kendala di lapangan,” tutup Yengo
Penulis: John Mone







____________________________________________