Sumbar’ Payakumbuh,tipikorinvestigasinews.id – Pilihan Walikota Payakumbuh Zulmaeta Dt.Rangkayo Basa kepada 6 Pejabat Tinggi Pratama yang baru masih menyisakan tanya? kenapa harus mereka? Apakah mereka memang pilihan terbaik untuk memimpin OPD-OPD yang sedang lowong?
Pertanyaan-pertanyaan yang bergerombol di kepala Warga kota Payakumbuh terus saja berkelebat mencari jawab, namun sayang dinding-dinding tak kasat mata datang menghadang lalu pergi sembari menutup pintu akses, gelap lagi hari itu.
Syukurnya sedikit cahaya beralur kabut terkuak membawa 4 bilur ;
1.Pengumuman 3 besar diundur tanpa pemberitahuan, jadwal tanggal 9/10 diundur 13/10.
2.Perolehan Nilai 3 Besar tidak pernah diumumkan (Tidak Transparan?.red)
3. Nama 3 besar pun urutannnya dibuat berdasar abjad nama, bukan atas peringkat (Tidak Akuntabel?.red), Walaupun namanya ditulis peringkat satu, itu tidak serta merta menunjukan dialah yang tertinggi nilainya.
4. Website selalu error tak bisa diakses ketika jadwal pengumuman dicantumkan, bahkan bisa 1-2 hari tak bisa diakses sebelum Pelantikan Kamis 16/10.
6 Pejabat Tinggi Pratama yang baru seperti : DC, Wira, In Yasril, Delni, Dr.yanti dan Nalfira saat ini mungkin saja sudah mencoba kursi baru mereka, sekaligus pertanda mereka sukses menyisihkan 12 pesaing yang mendekat dan mungkin saja Pesaing-pesaing itulah yang lebih baik dari mereka yang terpilih oleh Wako Payakumbuh?
Tidak tercapainya Transparansi dan Akuntabiiltas dalam Pengisian Jabatan Tinggi Pratama disebut-sebut menjadi salah satu penyebab tersingkirnya selusin pesaing dan ditukuk lagi mereka yang kalah bukan Pengurus IKAB-Paliko? Kok bisa?
Walau Pemko Payakumbuh melalui saluran lain mengklaim sudah melakukan Pansel terbuka dengan membawa-bawa Transparansi dan Akuntabilitas, Namun ambo ragu?
Ibarat menyuruk dilalang salai, disalo jari tampak juo?
Ya, Kabinet (6 orang) yang dilantik Wako tersebut ditenggarai berafiliasi dengan IKAB-Paliko (Ikatan Keluarga Agam Bukittinggi Luak Limopuluah Kota).
5 orang yang dilantik tercantum didalam sebuah dokumen Kepengurusan IKAB-Paliko (2025-2030) yang didapat media ini secara anonim, Sabtu 18/10.
Penyusunan Kabinet Eselon II khabarnya sudah dirumuskan duluan di ruang-ruang Rapat IKAB-Paliko sesaat sebelum Pelantikan.
IKAB-Paliko yang menurut Jadwal akan Melaksanakan Pelantikan Pengurus pada 29/10 selanjutnya sengaja disiapkan untuk menjadi roda bagi Zulmaeta untuk memuluskannya di Periode keduanya? Akankah berhasil?
Wallahu ‘alam!
( Sukrianto )







____________________________________________
