Padang,http://Tipikorinvestigasinews.id–
Komitmen menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali ditegaskan melalui pertemuan penuh makna antara Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., dengan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., di Markas Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Rabu (22/7/2026).
Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat semangat kebersamaan. Momen ini menjadi simbol semakin kokohnya sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung pembangunan di Sumatera Barat.
Kapolda Sumbar hadir didampingi Kabid Propam Polda Sumbar, Dirlantas Polda Sumbar, Dansat Brimob Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, serta sejumlah pejabat utama Polda Sumbar. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol bersama para Pejabat Utama Kodam XX/TIB.
Dalam sambutannya, Pangdam XX/TIB menegaskan bahwa hubungan harmonis antara Kodam XX/TIB dan Polda Sumbar merupakan fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
“Sinergitas TNI dan Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI. Melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang solid, dan kerja sama yang baik, kita akan mampu memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Mayjen TNI Arief Gajah Mada.
Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan wujud nyata komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah Sumatera Barat.
Menurutnya, tantangan keamanan yang semakin dinamis menuntut kedua institusi negara tersebut untuk terus bersatu, memperkuat komunikasi, dan bergerak dalam satu visi demi menjaga ketenteraman masyarakat.
Dalam pertemuan itu, kedua pimpinan juga membahas berbagai isu strategis, memperkuat koordinasi lintas sektoral, serta menyusun langkah-langkah kolaboratif dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama yang bukan hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persaudaraan, soliditas, dan komitmen TNI–Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan keutuhan NKRI.
Sinergi yang terus diperkuat antara Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dan Polda Sumbar diharapkan mampu menjadi kekuatan besar dalam menciptakan Sumatera Barat yang aman, damai, dan kondusif, sekaligus mempertegas bahwa TNI dan Polri akan selalu berdiri bersama demi kepentingan bangsa dan negara.(Ade Putra).







____________________________________________
