Sulteng-kabupaten Parigi Moutong, tipikorInvestigasinews.id -memperhatikan cara prilaku oknum kades inisial AMD diduga kuat melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang
Setiap tahun anggaran DD Sausu Auma mengalami kebocoran anggaran, hal itu disebabkan beberapa aitem pekerjaan yang tertera di APBDes, dananya dambil kades dan tidak dilaksanakan, sehingga menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat desa sausu Auma kecamatan sausu kabupaten parigi moutong (Parimo) kata warga desa Auma yang namanya tidak mau di sebutkan senin (14/7/2025)
Dari hasil konfirmasi media ini, ketua BPD I gusti putu sudiana desa sausu auma pekan lalu di kediamannya mengatakan kami selaku Perwakilan Masyarakat telah berusaha semaksimal mungkin mengingatkan, baik lewat surat pembritahuan berkali-kali di surati, termasuk dalam pertemuan secara langsung bersama kades, untuk segera melaksanakan beberapa, aitem pekerjaan yang belum di kerjakan tahun anggaran 2024 antara lain, kegiatan silva tahun anggaran 2023
Rp. 29.990.000
Operasional yang bersumber dari DD Rp. 12. 660.930
Profil desa Rp. 5000.000
Penyelengaraan posyandu -kabel rol Rp. 170.000
-makanan khusus stating Rp. 2.945.000
Bahan material untuk tandon Rp.3.040.000 sisa
mobiler posyandu Rp 5.340.000
Timbangan balita Rp. 700.000
Pemeliharaan pemakaman Rp 1.405.000 belum terealisasi.
Bantuan Swadaya jembatan gantung rumah Rp.30.01.000
Bantuan Swadaya rumah Rp. 50.000.000
Bak penampung air Rp. 39.779.955
MCK Swadaya 5 unit Rp. 24.987.500
Pemeliharaan sarana tranportasi Rp. 8.490.000
Pengadaan alat olah raga dan hadiah lomba Rp.10.713.820
Pengadaan pupuk paten Rp. 118.680.000
TOTAL RP. 343.612.205.
Oknum kades inisial AMD selalu ingkar janji sehingga masyarakat tidak ada lagi percaya, termasuk janjinya menyelesaikan pekerjaan yang belum terealisasi pada bulan maret, sampai sekarang masuk tahun 2025 tidak perna terselesaikan janjinya.
Media ini konfirmasi kepada sekdes sofianus amli mengakui bahwa ada beberapa aitem pekerjaan tahun anggaran 2024 yang belum dilaksanakan, sehingga saya tidak berani membuat Laporan pertangung jawaban (SPJ)
Melihat bobroknya prilaku oknum Kades AMD, sepatutnya pihak kepala wilayah kecamatan sausu dan PMD mengusulkan kepada bupati Parimo sangsi berat (Menon aktifkan) dan sepatutnya pihak inspektorat selaku instansi auditor ikut bertangung jawab, terhadap dugaan DD yang di selewengkan oknum kades inisial AMD, dikarenakan kurangnya pengawasan yang lebih ketat sehingga terus menerus melakukan dugaan korupsi.
Publik mendesak pihak kajari parimo yang telah memeriksa Oknum Kades AMD dan perangkat desa yang terkait untuk segera melakukan proses hukum secepatnya, sehingga kasus tersebut tidak berlarut-larut menjadi sorotan publik.
(M. Arsyad)







____________________________________________
