Dumai, http://tipikorinvestigasinews.id Tokoh buruh pelabuhan Indonesia, Agoes Budianto, dipercaya mewakili Indonesia bersama delegasi pekerja dalam forum internasional bergengsi 114th Session of the International Labour Conference (ILC) yang diselenggarakan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Jenewa, Swiss, pada 1–12 Juni 2026.
Konferensi tahunan tersebut merupakan sidang tertinggi perburuhan dunia yang mempertemukan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja dari 187 negara anggota ILO untuk membahas berbagai isu strategis ketenagakerjaan global.
Keikutsertaan Agoes Budianto sebagai representasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) ’92 dinilai menjadi momentum penting bagi perjuangan buruh Indonesia, khususnya pekerja pelabuhan dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM), agar suara pekerja nasional dapat terdengar langsung di forum internasional.
Dalam Konvensi ILO ke-114 tahun 2026, sejumlah agenda utama yang dibahas meliputi pekerjaan layak dalam ekonomi digital dan platform, penguatan dialog sosial dan tripartit, serta agenda transformasi kesetaraan gender di dunia kerja.
Agoes Budianto menyampaikan bahwa kehadiran delegasi pekerja Indonesia harus menjadi wadah memperjuangkan keadilan kerja, perlindungan hak buruh, dan kepastian hukum bagi pekerja di sektor strategis, termasuk pekerja pelabuhan.
Kehadiran kami di Jenewa bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi membawa suara dan harapan pekerja Indonesia agar mendapat perlindungan dan penghormatan yang adil sesuai prinsip ketenagakerjaan internasional,” ujarnya.
Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference sendiri dikenal sebagai “parlemen buruh dunia” yang setiap tahunnya menetapkan arah kebijakan dan standar ketenagakerjaan internasional.
(Rianto).







____________________________________________
