Bekasi, 7 Juni 2026, http://tipikorinvestigasinews.id- Antusiasme para remaja Karang Taruna Karya Bhakti Grand Mutiara Gading (GMG) mewarnai kegiatan silaturahmi dan edukasi yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) di Blok I RT 15 Perumahan Grand Mutiara Gading, Desa Telajung, RW 12.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Ketua Karang Taruna Karya Bhakti GMG, Giani Pangestu, bersama Ketua RW 12 GMG, Pujiono, mengusung tema “Generasi Hebat, Generasi Tanpa Kenakalan Remaja”.
Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai dampak negatif kenakalan remaja dari sisi hukum, kesehatan, dan masa depan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan solidaritas antar pemuda serta mengarahkan potensi generasi muda ke berbagai kegiatan positif dan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat lingkungan, serta unsur pemerintah desa dan aparat keamanan. Tercatat sebanyak 125 anggota Karang Taruna Karya Bhakti GMG mengikuti kegiatan ini.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua RW 12 GMG Pujiono beserta jajaran pengurus RW, para Ketua RT 01 hingga RT 17, Ketua Karang Taruna Desa Telajung Denis Aditya beserta jajarannya, Babinsa Desa Telajung Saman Hudi, serta Bhabinkamtibmas Desa Telajung Munajab.

Dalam sesi edukasi, hadir dua narasumber, yaitu Shauza Silvia Hadi, mahasiswa semester 8 Universitas Indraprasta sekaligus Duta Anti Narkoba Jawa Barat, dan IPTU H. Mahmudi selaku Kanit Binmas Polsek Cikarang Barat Cibitung.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu “Tanah Airku” sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme kepada para pemuda. Selanjutnya, Ketua RW 12 GMG, Pujiono, memberikan sambutan dan mengajak para remaja untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan.
“Jauhi pergaulan bebas, jauhi narkoba, dan arahkan kegiatan anak muda kepada aktivitas positif seperti mengaji, olahraga, serta kegiatan sosial lainnya. Generasi muda saat ini dipersiapkan menjadi Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pujiono juga membacakan Maklumat Pemuda Karang Taruna Desa yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta kegiatan. Isi maklumat tersebut antara lain:
1. Siap menjadi garda terdepan pembangunan desa.
2. Menolak narkoba, tawuran, dan perbuatan yang merusak bangsa.
3. Mengembangkan kreativitas dan kewirausahaan demi kemandirian.
4. Menjaga persatuan dan gotong royong di masyarakat.
Sementara itu, Duta Anti Narkoba Jawa Barat, Shauza Silvia Hadi, memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai jenis narkoba serta dampak buruknya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.
Dalam paparannya, ia mengajak seluruh remaja untuk menjauhi narkoba dan tidak pernah mencoba barang terlarang tersebut dalam bentuk apa pun.
Selain itu, IPTU H. Mahmudi menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindak kriminalitas.
Menurutnya, kenakalan remaja dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi krisis identitas diri dan lemahnya kontrol diri, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga, teman sebaya, maupun lingkungan sosial.
“Perbanyak kegiatan positif, jauhi obat-obatan terlarang, kurangi aktivitas nongkrong hingga larut malam, dan hentikan budaya tawuran,” pesan IPTU H. Mahmudi kepada para peserta.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Karya Bhakti GMG berharap dapat menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta mampu menjadi pelopor perubahan positif di lingkungan masyarakat.
Jurnalis: Dwi Eko







____________________________________________
