Gerak Cepat Unit URC Polres Sumba Barat Daya Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Travel

Sumba Barat Daya, NTT, http://tipikorinvestigasinews.id- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumba Barat Daya (SBD) bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan di dalam kendaraan travel yang sedang menuju Kota Waitabula, Selasa (3/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WITA saat kendaraan travel yang ditumpangi korban sedang dalam perjalanan menuju Waitabula.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi dugaan pelecehan terjadi ketika jumlah penumpang di dalam kendaraan semakin berkurang setelah beberapa penumpang turun di sejumlah titik sepanjang perjalanan.

Memanfaatkan situasi kabin yang mulai sepi, terduga pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan fisik terhadap korban. Merasa terancam dan mengalami trauma atas kejadian tersebut, korban segera mendatangi Mapolres Sumba Barat Daya untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Kapolres Sumba Barat Daya melalui Humas Polres SBD menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada perempuan dan anak serta tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kejahatan seksual.

“Komitmen kami jelas, melindungi perempuan dan anak tanpa toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual. Begitu laporan resmi diterima, Unit Reaksi Cepat (URC) langsung bergerak melakukan penanganan,” tegasnya.

Menindaklanjuti laporan korban, penyidik segera menerbitkan Tanda Bukti Laporan (TBL) sebagai dasar hukum penanganan perkara. Selain itu, polisi juga mengajukan permohonan Visum et Repertum (VER) guna mendukung proses pembuktian secara ilmiah dalam penyidikan.

Tidak hanya itu, Unit URC Satreskrim Polres SBD langsung melakukan pelacakan terhadap kendaraan travel dan keberadaan terduga pelaku. Berkat respons cepat aparat kepolisian, pelaku berhasil diamankan dalam waktu singkat tanpa perlawanan berarti.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan di ruang tahanan Polres Sumba Barat Daya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami seluruh fakta dan keterangan guna melengkapi proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Sumba Barat Daya juga memastikan korban akan mendapatkan pendampingan psikologis guna membantu proses pemulihan trauma pascakejadian.

Di sisi lain, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk pelecehan maupun kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekitar.

Selain itu, para penyedia jasa transportasi umum diminta meningkatkan pengawasan dan keamanan penumpang guna mencegah terulangnya kejadian serupa serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi.


(Humas Polres SBD/Red)


GUNTER GURU LADU MEHA

Tim Investigasi Melaporkan dari Sumba Barat Daya

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *