BANDA ACEH, http://tipikorinvestigasinews.id-
Himpunan Masyarakat Wilayah Singkil (HMWS) sukses menggelar kegiatan silaturahmi bersama mahasiswa Aceh Singkil dalam tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha, Kamis (28/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Nahjun Najah, Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh itu dihadiri ratusan mahasiswa, tokoh masyarakat HMWS, serta masyarakat setempat dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Nuansa kebersamaan begitu terasa sejak awal kegiatan. Momen kenduri tersebut tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara mahasiswa Aceh Singkil yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh dengan para orang tua, senior, serta tokoh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar HMWS di tanah perantauan.
Ketua panitia kegiatan, Amsyardin Maulana Putra, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan kenduri dan silaturahmi ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar agenda seremonial tahunan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan penuh antusiasme. Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Momentum seperti ini sangat penting untuk kembali merekatkan hubungan antara mahasiswa Aceh Singkil dengan orang tua dan keluarga besar HMWS, sehingga rasa persaudaraan dan kekeluargaan tetap terjaga di perantauan,” ujar Amsyardin.
Dalam kesempatan itu, ahlul bait sekaligus senior HMWS, Prof. Dr. H. Damanhuri Basyir, M.Ag, turut menyampaikan pesan kebersamaan kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat Aceh Singkil yang hadir. Ia menegaskan bahwa persatuan dan solidaritas merupakan kekuatan utama yang harus terus dijaga demi kemajuan daerah.
“Kesatuan dan persatuan adalah kekuatan utama bagi masyarakat Singkil, terlebih bagi mahasiswa sebagai generasi penerus daerah. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Justru dengan kebersamaan dan saling mendukung, kita dapat membawa kemajuan bagi Aceh Singkil di masa yang akan datang,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. H. Ali Amin, S.E., M.E., dalam penyampaiannya mengingatkan para mahasiswa agar tetap tekun dan bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan selama berada di perantauan. Ia menilai bahwa perjuangan menuntut ilmu merupakan bentuk pengabdian untuk masa depan diri sendiri sekaligus daerah.
“Mahasiswa Aceh Singkil harus mampu menjaga semangat belajar dan disiplin selama berada di Banda Aceh. Perantauan ini adalah tempat menempa diri. Tetaplah fokus menuntut ilmu agar kelak bisa kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan keakraban, ditandai dengan makan bersama, silaturahmi lintas generasi, serta diskusi ringan antara mahasiswa dan tokoh masyarakat. Tawa, cerita, dan kebersamaan yang tercipta sepanjang acara menjadi gambaran eratnya ikatan persaudaraan masyarakat Aceh Singkil di tanah rantau.
Melalui kegiatan tersebut, HMWS kembali membuktikan perannya sebagai rumah bersama bagi masyarakat dan mahasiswa Aceh Singkil di Banda Aceh. Di tengah kesibukan perkuliahan dan dinamika kehidupan perantauan, kebersamaan yang terjalin dalam kenduri Idul Adha ini menjadi pengingat bahwa nilai persaudaraan dan kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama yang menyatukan masyarakat Singkil di mana pun berada.(Reports : syahdun).







____________________________________________
