SULUT,MANADO,tipikorinvestigasinews.id,-— Kapolsek Mapanget, Ipda Simson Songgigilan, mengungkapkan kronologi dan perkembangan kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukumnya pada Senin dini hari (13/10/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.
Menurut Ipda Simson, laporan pertama diterima pihaknya dalam bentuk aduan masyarakat, karena pada saat itu identitas para pelaku belum diketahui. “Kami menerima laporan sekitar jam dua dini hari, sudah masuk hari Senin subuh. Awalnya masih dalam bentuk aduan karena pelaku belum diketahui identitasnya,” jelasnya.
Namun setelah dilakukan kolaborasi antara pihak Polsek Mapanget, Bhabinkamtibmas, tim opsnal, perangkat kelurahan, dan pemerintah setempat, polisi berhasil mengidentifikasi sejumlah pelaku yang diduga terlibat.
“Dari hasil identifikasi, termasuk melalui rekaman CCTV, sudah ada sekitar empat orang yang kami amankan di Polsek Mapanget. Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari sepuluh orang, namun yang terlihat jelas di CCTV ada sekitar lima sampai enam orang,” terang Kapolsek.
Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan masih terus dikembangkan untuk menelusuri keterlibatan pelaku lainnya. Pihaknya juga mengimbau agar pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri dengan difasilitasi orang tua dan pemerintah setempat.
Lebih lanjut, Ipda Simson menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga berawal dari perselisihan kecil saat para pelaku hendak mengisi bensin, namun situasi memanas karena mereka dalam pengaruh minuman keras.
“Informasinya, mereka awalnya mau mengisi bensin, tapi karena sudah dipengaruhi minuman keras, akhirnya terjadi keributan. Kami imbau masyarakat untuk menghindari konsumsi miras, karena hal seperti ini bisa memicu tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Kapolsek menutup keterangannya dengan mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kesadaran hukum di lingkungan masyarakat, serta mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan bersama.







____________________________________________
