Musi Banyuasin, tipikorinvestigasinews.id. 30/September/2025. Halendra, S.IP,. CDAI. Merupakan ketua umum pengurus daerah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia 2024-2027 (PRIMA DMI) menyoroti perkembangan islam di Muba.
Dia berpendapat bahwa jika Muba ingin damai, sentosa, berkah, makmur maka harus di hidupkan pengajian-pengajian kitab kuning/klasik yang membahas macam-macam ilmu pengetahuan islam di masjid-masjid MUBA.
Pengajian ini seharus ada di desa-desa Muba setiap subuh atau magrib. Karena dalam pantauannya, tradisi keagamaan di Muba ini mulai merosot oleh gempuran globalisasi, medsos dan kapitalistik kedaerahan.
Dia berharap juga kedepannya juga tokoh-tokoh hebat, pemimpin-pemimpin hebat yang duduk di kursi DPRD MUBA, Bupati MUBA, itu lahir dari peradaban masjid.
Menurutnya, masjid menjadi Api Peradaban islam dalam mencapai masyarakat religius dan mencetak pemimpin-pemimpin berkelas kedepannya di Musi Banyuasin dan Indonesia.
*A. Masjid Pusat Peradaban Dunia*
Sesungguhnya kegiatan-kegiatan di masjid itu bukan hanya sebatas ibadah-ibadah saja, tapi harus banyak kegiatan lainnya. Masjid itu tempat sosial, politik, musyawarah dan membangun peradaban Islam.
Nurcholish Madjid cendikiawan muslim Indonesia, dalam bukunya “Kaki Langit Peradaban Islam”, menulis bahwa di kalangan kaum Muslim Barat (dimulai di Washington D.C., yaitu kota yang pertama kali membangun masjid) misalnya, ide itu diwujudkan dalam apa yang disebut ” Islamic Center”, yaitu gagasan tentang masjid sebagai pusat peradaban.
Halendra, S.IP, CDAI. sebagai ketua umum PRIMA DMI MUBA 2024-2027, Sekaligus sebagai putra asli Muba sangat menginginkan Muba ini maju. Dengan adanya “Islamic Center” tidak hanya di kota Sekayu saja.
Tapi “Islamic Center” itu harus ada di setiap kecamatan-kecamatan di MUBA. Dia meyakini bahwa dibawah kepemimpinan Bapak Bupati Muba H. Toha Tohet, SH. dan Wagub Kyai Rohman saat ini, hal itu bisa diwujudkan bersama.
Sehingga “Islamic Center” itu jika ada disetiap kecamatan-kecamatan Muba, maka bisa dipastikan Muba Maju Lebih Cepat sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wabup Muba 2025-2030.
Setiap tokoh-tokoh Islam baik tua maupun muda bisa berkumpul di kecamatan-
kecamatan Muba dalam wadah “Islamic Center” untuk berdiskusi, berdialog, musyawarah dan membuat kajian-kajian keislaman dan keindonesia-an. Untuk Peradaban Muba yang benar-benar Maju Lebih Cepat dan bukan Utopis belaka.
*B. Masjid dan Kegiatan Sosial*
Sesungguhnya masjid itu selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, tetapi harus juga menjadi tempat kegiatan sosial. Misalnya di masjid itu difungsikan juga menjadi tempat pelatihan Leadership/Kepemimpinan, Ada fasilitas sekolah madrasah yang modern, kajian-kajian sosial keagamaan, kajian wawasan keindonesiaan, kajian wawasan kebangsaan dan pancasila untuk men-literasikan masyarakat setempat.
Halendra, S.IP., CDAI. Sebagai Ketua Umum PRIMA MUBA 2024-2027, sangat menginginkan sekali hal ini terjadi di Musi Banyuasin secara Sustainably/ berkelanjutan.
Dia berharap ada kolaborasi antara Pemerintah Daerah Musi Banyuasin dan Prima DMI untuk memajukan Muba maju lebih cepat dalam hal perkembangan Islam.
Selanjutnya, masjid itu seharusnya mempunyai kegiatan sosial yang aktif untuk memperlihatkan rasa kemanusiaan yang tinggi, sebagai wujud akhlaqul karimah. pemuda-pemuda Muba harus aktif ke masjid untuk bersujud menghadap Allah sebagai kewajibannya untuk ibadah karena sudah baligh.
Tetapi, tidak hanya itu saja, pemuda-pemuda Muba yang islam hendaknya aktif, kreatif, produktif, lebih bagusnya menjadi pengurus-pengurus masjid di Muba. Karena pemuda itu calon pemimpin masa depan ungkapnya..
Terakhir, Halendra, S.IP., CDAI. sebagai ketua umum PRIMA DMI MUBA, hendaknya program-program peningkatan hidup kaum kurang mampu seperti mereka yang tinggal di plosok-plosok Muba seharusnya “dijamah” oleh para aktivis-aktivis masjid, sehingga mempunyai efek pendekatan ajaran dan amalan, antara teori dan praktek. Sehingga bisa sejalan dengan adagium: “Bahasa kenyataan lebih fasih daripada bahasa ucapan.”
Semoga ide-ide gagasan diatas yang dipaparkan oleh Halendra, S.IP., CDAI sebagai Ketua Umum PRIMA DMI MUBA 2024-2027 bisa jadi ajang kolaborasi kreatif, produktif dengan Pemerintah Muba sesuai dengan Visi dan Visi Bupati H. Toha Tohet, SH. dan Wabup Kyai Rohman yakni Muba Maju Lebih Cepat.
irsan jesi ( kabiro muba )







____________________________________________
