TAMBOLAKA-Tipikorinvestigasinews.id – Tipikor Investigasi News. Id – Pada Minggu, 2 Februari 2025, adalah hari raya Pesta Yesus dipersembahkan di kenisah. Umat Katolik merayakan peristiwa Yesus dibawa oleh Maria dan Yusuf untuk dipersembahkan kepada Allah. Pada momentum yang sama juga Pastor Paroki St. Paulus Ande Ate, Rm. Titus Djago, Pr melantik Kepengurusan Baru Orang Muda Katolik ( OMK ).
Ketika selesai misa, hari yang sama tepat pukul 17.00 WITA, dilanjutkan acara syukur dan serah terima jabatan Pengurus OMK yang lama kepada Pengurus OMK yang baru dilantik.

Ikut hadir Rm. Titus, Rm. Marus, Frater Dion, Dewan Paroki Robertus Rangga Mone, Paulus Bayo, Ketua Seksi Kepemudaan Paroki Petrus Ng. Warat, Anak – anak Sekami, Anak – anak Taruna Remaja Katolik ( Taruk ), alumni OMK dan beberapa umat lainnya.
Dalam sambutan Ketua OMK yang lama, Yohanes Umbu Mone menyampaikan ungkapan terima kasih banyak atas doa, dan dukungan serta cinta selama menjadi Pengurus OMK Periode Tahun 2022 – 2025. Meski kami menghadirkan peristiwa – peristiwa luar biasa, namun dengan penuh kerendahan hati apabila ada kelemahan kami mohon dimaafkan
.
Pengalaman selama menjadi pengurus OMK mengajarkan saya dan rekan – rekan pengurus lain, bahwa Tuhan senantiasa beserta kita. Meski tugas kami sudah selesai, kami tetap mendukung program kerja pengurus OMK yang baru dilantik. Ungkap, John Mone.
Sementara itu, Ketua OMK yang baru saja dilantik, Fransiskus Maghu Ate dalam kata hatinya. Hari ini merupakan hari bahagia bagi kami sebagai Orang Muda Katolik ( OMK ) Paroki St. Paulus Ande Ate. Terima kasih kepada Rm. Titus Djago, Pr dalam Perayaan Ekaristi pagi tadi. Sebab sudah melantik kami sebagai Pengurus OMK Periode Tahun 2025 – 2028.
Kami mohon pendampingan dan bimbingan dari Rm. Marus Lecke, Pr sebagai Moderator OMK. Sehingga kami mampu membantu kegiatan Pastoral di Paroki ini. Saya meminta ketersediaan kepada semua pengurus terlantik untuk melakukan tugas sesuai seksi yang sudah ditetapkan bersama.
Tanpa teman-teman kami tidak bisa bekerja dengan maksimal. Sebab kemampuan setiap seorang terbatas sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik diantara seluruh teman – teman OMK. Tutur, Frans.
Sementara itu, Moderator OMK Rm. Marianus Lecke, Pr menyampaikan sebagai OMK harus selalu siap. Tentu mereka tahu apa yang mereka kerjakan.
Satu pesan ketika penyusunan Rencana Strategis ( Restra ). Hal penting yang disoroti adalah kesehatan lingkungan, alam serta ciptaan.
Semoga sebagai pengurus OMK yang baru diantik perjalanan mereka tidak berjalan sendiri. Sebab kami butuh dukungan dari Dewan Paroki, para alumni OMK, dan seluruh umat. Mereka banyak yang baru supaya mereka bekerja bukan saja mencari Tuhan tetapi mereka berjalan bersama Tuhan.
Kelompok Taruk, mereka sudah dilantik. Anak – anak Sekami, Anak – anak Temu Minggu selalu siap siaga. Kepada kepengurusan OMK lama, mohon maaf dengan sikap keras dari saya. Yang kita buat bukan untuk Romo. Tetapi yang kita buat untuk teman-teman, sehingga kedepan hidup kalian lebih baik lagi.
Pengurus OMK lama kalian luar biasa dalam beberapa kegiatan seperti mengambil bagian dalam peran dramatisasi kisah sengsara Yesus Kristus. Kawal perarakan Patung Bunda Maria meski harus pulang tengah malam. Selain diguyur hujan angin, akan tetapi OMK tetap militan dalam menyukseskan kegiatan perlombaan dan pertandingan memaknai Bukan Kitab Suci Nasional ( BKSN ).
Seringkali juga, kekurangan kendaraan menjadi kendala dalam setiap kelancaran kegiatan. Semoga ke depan Paroki kita bisa mendapatkan kendaraan operasional roda empat.
Untuk kepengurusan yang baru, terima kasih banyak. Berjalanlah bersama Tuhan. Jangan takut. Jangan lupa pada Tuhan yang pasti menjaga kita. Miskol Tuhan, dengan melakukan Tanda Salib. Selamat menjalankan tugas yang baru.
Tentu, kami meminta kepada Dewan Paroki, agar kelapa – kelapa di Paroki ini dipercayakan kepada OMK untuk dikelola. Sambil kita bergerak dengan perekenomian terlebih pembuatan pupuk organik untuk dijual demi menambah dana OMK. Pupuk – pupuk kedepan tanpa menggunakan bahan kimia. Ternyata di tanah Sumba kaya dengan obat-obatan pembuatan pupuk. Kata, Rm. Marus, Pr.
Sedangkan, Wakil Dewan Pastoral Paroki, Robertus Rangga Mone menyampaikan terima kasih atas Pengurus OMK yang lama dengan pengorbanan dalam keterlibatan mendukung kegiatan Pastoral di Paroki.
Seberapa kemampuan kami, kami sampaikan. Sebagai umat kami bersyukur karena dibantu menjalankan program di Paroki.
Memang menjadi pengurus OMK bukan mimpi langsung dipilih menjadi pengurus inti. Melainkan karena perilaku yang benar. Ucap, Pak Robert.
Selanjutnya, Pastor Paroki St. Paulus – Ande Ate, Rm. Titus Djago, Pr dalam penjelasannya, kita bersyukur bahwa tetap berjalan bersama meskipun yang satu pergi, ada seribu yang datang. Kita ada disini untuk saling membantu dalam paguyuban.
Paroki kita juga mengalami begitu banyak perkembangan sepanjang OMK terlibat dalam kegiatan Paroki. Termasuk pengurus OMK yang lama. Paroki akan hidup apabila ada OMK yang terlibat dalam kegiatan Paroki. Begitu pula Paroki akan mati jika tidak ada OMK.
Oleh karena itu, berikut sebagai bentuk nasihat, peringatan maupun hal teknis dalam menjalankan program bagi pengurus OMK yang baru.
1. Dengan terbentuknya OMK.
Kebersamaan yang selalu menguatkan. Kekompakan terjaga. Saling menghargai dan saling mendengarkan. Karena anda adalah orang yang mengabdi kepada Tuhan yang sama.
2. Singkirkan kepentingan sempit dalam kelompok.
Hal-hal bersifat pribadi jangan dibawa dalam kelompok OMK. Jangan buat blok-blok tertentu.
3. Komunikasi secara dewasa dan keterbukaan.
Kalau ada sedikit hal yang sedikit tegang, harus diklarifikasi. Jangan selesaikan masalah di media sosial. Kalau ada ketersinggungan datanglah untuk selesaikan secara bersaudara. Jangan ada di dinding medsos suatu kebodohan yang ditampilkan membuat orang banyak melihat.
4. Komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan Stasi lain.
Coba bangun lagi komunikasi dengan 14 Stasi di Paroki ini. Kalau boleh jadwalkan kunjungan ke Stasi-stasi lain.
5. Rekoleksi yang bersifat tetap.
Rekoleksi teristimewa saat masa Prapaskah, masa Adven. Anda bisa meminta begitu banyak orang untuk membawakan materi. ( Rm.Oris, Pr, Vikjen P. Agus, CSs.R, Rm.Isto Ngasi, Pr, dan Imam – imam redemptoris lainnya ).
6. Penggalangan dana jangan tunggu ada kegiatan.
Kegiatan penggalangan dana 2 kali sebulan. Pikirkan penggalangan dana secara tetap.
7. Pemanfaatan aset Paroki.
Kelola kelapa – kelapa sepenuhnya demi mendukung dana dalam kegiatan OMK.
8. Tanah paroki untuk di kelola.
Air ada, pupuk ada. Buka kebun OMK sehingga hasilnya bisa dijual untuk menambah dana OMK.
9. Punya jadwal kerja di Paroki
Membuat pilar batas tanah Paroki.
Harapan hati Rm. Titus, Pr menegaskan bahwa tentang kesulitan dana, silakan datang di Paroki. Dana di Paroki semua untuk kegiatan di Paroki. Untuk kegiatan berskala Keuskupan dan berskala Nasional. Mari kita berjuang bersama untuk membesarkan Paroki kita. Tutur, Rm. Titus, Pr. *******
Liputan : John Mone






____________________________________________
