Dugaan Iuran Sertifikasi Guru Rp100 Ribu per Tahun, Korwil Disdikbud Air Salek Gelar Pertemuan dengan Kepsek dan Guru

Banyuasin,tipikorinvestigasinews.id – Aktivitas di Kantor Koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wilayah Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, tampak berbeda pada Senin (16/2/2026). Meski bertepatan dengan hari libur perkantoran, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat berjejer di halaman kantor tersebut.

Kondisi itu memicu rasa penasaran awak media yang melintas di Jalan Lintas Kecamatan Air Salek. Setelah menelusuri informasi, diketahui akan berlangsung pertemuan antara Koordinator Wilayah (Korwil) Disdikbud Kecamatan Air Salek dengan pimpinan redaksi media Kabarhukumsriwijaya.com. Pertemuan tersebut turut dihadiri beberapa kepala satuan pendidikan dan guru penerima tunjangan sertifikasi.

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Disdikbud Kecamatan Air Salek, M. Sobri, S.Pd., membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menjelaskan agenda utama adalah pembinaan dari Korwil sekaligus klarifikasi terkait laporan dugaan sumbangan dari guru penerima sertifikasi.

“Ini tadi ada pembinaan dari Pak Korwil, sekaligus konfirmasi permasalahan atau laporan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengenai sumbangan dari rekan penerima sertifikasi,” ujarnya.

Menurut Sobri, sumbangan tersebut digunakan untuk pengadaan perlengkapan kantor Korwil Disdikbud Kecamatan Air Salek, seperti laptop dan printer. Ia menegaskan bahwa iuran tersebut tidak bersifat paksaan.

“Untuk pembelian laptop dan printer, sumbangan itu tidak ada paksaan. Mungkin karena kami tidak tahu mengenai surat yang dimaksud. Yang jelas pertemuan berjalan lancar dan infak tetap kami lanjutkan demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, pimpinan redaksi Kabarhukumsriwijaya.com, Daryoso, S.H., menyampaikan bahwa dari hasil pertemuan tersebut pihaknya memperoleh keterangan resmi mengenai adanya iuran sebesar Rp100.000 per guru per tahun bagi penerima tunjangan sertifikasi.

Ia juga menanggapi situasi pertemuan yang sempat terdengar memanas hingga suara tinggi terdengar sampai ke area parkir kantor. Namun, ia menegaskan hal itu bukan menjadi fokus utama pihaknya.

“Intinya hari ini jawaban sudah saya dapat. Dari pihak Korwil telah memberikan keterangan resmi terkait kebenaran adanya iuran pada para guru penerima tunjangan sertifikasi. Mengenai alasan serta situasi yang tadi sempat memanas, itu hak mereka. Namun kami pastikan akan menindaklanjuti hal ini hingga ke dinas terkait,” tegasnya.

Di sisi lain, Koordinator Disdikbud Kecamatan Air Salek, Sutarmin, S.Pd., M.AP., enggan memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan alasan sakit kepala.

Selain kepala sekolah dan guru, pertemuan tersebut juga terpantau dihadiri seorang oknum wartawan berinisial “MYD” yang disebut-sebut menjadi perantara antara pihak redaksi media dan Korwil dalam pertemuan tersebut.

Pewarta : Rosidi

TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID
⚖️ Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran
PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250
T I P I K O R
INVESTIGASI NEWS.ID
BREAKING NEWS
BERITA TERUPDATE • INFORMASI LINTAS DAERAH • MEDIA. NASIONAL TIPIKOR INVESTIGASI NEWS.ID • Menyajikan BERITA TERKINI • UNGKAP FAKTA • SOROT • KASUS • Investigasi Tajam, Informasi Terpercaya • Tegas, Jujur, dan Berintegritas • Sorot Fakta Tanpa Kompromi • Mengungkap Fakta Demi Kebenaran • Fakta Bicara, Kami Menyuarakan • Suara Fakta untuk Keadilan
─────────────────────────────────────────

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *