Parigi Moutong, Sulteng- http://tipikorinvestigasinews.id- Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Desa Ambesia Induk, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang melibatkan oknum kepala desa berinisial ART.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat sejumlah kegiatan yang diduga bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2024 hingga 2025. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan Gedung PAUD di Dusun IV Sopi dengan pagu anggaran sekitar Rp150 juta pada tahun 2024 yang hingga kini diduga belum selesai atau mangkrak.
Selain itu, dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2025 sebesar kurang lebih Rp90 juta yang diperuntukkan bagi program ketahanan pangan melalui pemeliharaan ayam kampung juga dipersoalkan.
Berdasarkan keterangan warga, dana yang disalurkan kepada pengurus BUMDes hanya sekitar Rp30 juta, sementara sisa anggaran diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum kepala desa.
Tak hanya itu, warga juga mengungkap dugaan peminjaman Dana Desa kepada seorang calon anggota DPRD yang kini telah meninggal dunia dengan nilai mencapai Rp200 juta. Dana tersebut disebut belum dapat dikembalikan, sehingga warga meminta pertanggungjawaban dari pihak terkait.
Seorang warga Desa Ambesia Induk yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan mengatakan bahwa publikasi media sangat membantu masyarakat dalam mengungkap dugaan penyimpangan yang selama ini tidak terungkap ke publik.
“Kami berharap aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penyidikan agar dugaan korupsi Dana Desa ini dapat terungkap secara terang benderang dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Masyarakat juga mendesak agar pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam dugaan penyalahgunaan anggaran desa dapat dimintai pertanggungjawaban hukum dan diproses hingga ke pengadilan.
Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kepala Desa Ambesia Induk berinisial ART belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan dikabarkan tidak berada di tempat dan belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tudingan tersebut.
Untuk menjaga prinsip keberimbangan informasi, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
(M. Arsyad)







____________________________________________
