Bangun Jembatan Tunas Karya Natal Sulit, Membuka Jalan Palas Madina Bisa, Katanya Efisiensi Anggaran

Madina, tipikorinvestigasinews.id – Jembatan di Desa Tunas Karya Kecamatan Natal bertahun-tahun terbuat dari pohon kelapa, sering rusak dan amblas namun selalu diperbaiki dan dibangun secara swadaya masyarakat, seakan keberadaannya luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang saat ini gencar membidangi jalan Palas-Madina.

Bercermin kepada luasnya lahan pertanian di Madina yang kaya akan mineral dan spot wisatanya ditambah dengan potensi perkebunan yang serba super, bahkan udara pegunungan yang sejuk, indah, damai berbaris disepanjang bibir pantai Bumi Gordang Sambilan sampai kepada hasil emasnya yang bagaikan tanaman tumbuh dimana-mana membawa keharuman nama Kabupaten Mandailing Natal semakin mencuat dan dikenal oleh dunia luar, namun ternyata dibalik itu semua masih ada akses penghubung merupakan jalan centra produksi dan akses vital bagi rakyat yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah malah minim perhatian.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber, setiap kali jembatan ini rusak dan roboh diterjang banjir saat hujan mengguyur daerah itu, warga terpaksa bergotong-royong dengan alat seadanya untuk melakukan perbaikan agar akses satu-satunya yang menjadi penghubung di desa itu kembali dapat dilalui oleh masyarakat.

Mirisnya, meskipun beberapa kali hancur dan selalu diperbaiki oleh warga secara swadaya, jembatan yang satu ini tetap saja belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal padahal keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat dan juga anak sekolah setiap harinya.

Gegara ini, publik semakin bertanya-tanya, mengapa jembatan yang tidak terlalu panjang serasa sulit bagi pemerintah untuk memperbaikinya, sementara Bupati Madina sanggup membuka jalan antara Madina dan Palas lebih kurang 49 Kilometer?

Keluhan para warga yang sudah putus asa disaat hampir seluruh wilayah Madina mulai merasakan kemerdekaan dalam segala bidang, namun bagi mereka yang berada di Desa Tunas Karya dan desa tetangga lainnya seakan masih merasa seperti di anak tirikan.

Hari ini, Jum’at 13 Juni 2025 kesekian kalinya warga melakukan gotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut setelah ambruk diterjang banjir akibat hujan deras yang mengguyur Madina beberapa hari lalu.

Salah satu warga yang berhasil dihubungi mengatakan perbaikan jembatan ini memang harus segera dilakukan secepatnya meskipun tanpa melibatkan Pemerintah Daerah, karena ia menyebutkan jembatan ini adalah satu-satunya akses jalan penghubung utama antara desa Sikara-kara I dan II serta beberapa desa tetangga lainnya yang setiap hari wajib dilalui oleh masyarakat termasuk putra putri mereka yang hendak ke sekolah.

“Terpaksa secepatnya harus diperbaiki bang, kalau tidak kami tidak akan bisa lewat, bagaimana anak-anak kami nantinya yang hendak ke sekolah, tentunya akan terkendala, kami sudah sering bang menghadapi yang seperti ini, yah, kalau rusak diterjang banjir paling kami perbaiki lagi dengan alat seadanya secara swadaya, kalau harus nunggu pemerintah bang bisa gak siap-siap, karena masih saja menunggu pengajuan anggaran”, pungkas salah satu warga yang enggan menyebutkan identitasnya.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, dirinya sempat menyampaikan pengharapan agar kondisi jembatan yang dibangun dari pohon kelapa ini dapat segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagaimana layaknya jembatan yang terbuat dari beton agar masyarakat tidak merasa takut dan khawatir lagi disaat melintas di atasnya.

“Sudah dulu ya bang, saya mau bantu-bantu warga lagi mengangkat pohon kelapa untuk mengganti jembatan yang terputus, mudah2an pemerintah dan pak Bupati dapat lah bang memperbaikinya dari semula pohon kelapa diganti menjadi jembatan beton yang berdiri kokoh, sehingga kami tidak ada kekhawatiran lagi kalau lewat di atasnya bang dan akses perekenomian warga pun semakin lancar”, tutupnya.(MJ)

PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Pos terkait

banner 468x60 ____________________________________________banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *