Mamasa Tipikorinvestigasinews.id — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Mamasa. Kali ini, si jago merah menghanguskan empat unit rumah warga di Kelurahan Minake, Kecamatan Tanduk Kalua’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Senin dini hari, 15 Desember 2025, sekitar pukul 00.30 WITA. Kebakaran tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur, sehingga menimbulkan kepanikan dan kesedihan mendalam bagi masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga sebelum kemudian dengan cepat menjalar ke rumah lain yang berada berdekatan. Kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu serta jarak antarrumah yang relatif dekat diduga mempercepat penyebaran api. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan sulit dikendalikan.
Empat rumah yang dilaporkan terbakar masing-masing merupakan milik Mama Erwin, Mama Nurun, Orpa, dan Pak Pendeta Agus. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian berupaya menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang berharga yang masih dapat diselamatkan, meskipun upaya tersebut terbatas akibat cepatnya api meluas.
Selain menghanguskan rumah warga, kebakaran ini juga berdampak pada fasilitas umum di sekitar lokasi. Kaca gereja yang berada tidak jauh dari titik kebakaran dilaporkan pecah akibat panas tinggi dan tekanan dari kobaran api. Kerusakan tersebut semakin menambah dampak kerugian yang ditimbulkan oleh peristiwa kebakaran ini.

Warga bersama aparat kelurahan dan pihak terkait berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan lebih lanjut. Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga api benar-benar dapat dikendalikan. Setelah api padam, puing-puing bangunan serta sisa-sisa kebakaran masih tampak berserakan di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun demikian, para korban harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka. Kerugian material diperkirakan cukup besar, meskipun hingga kini belum dapat dipastikan secara rinci.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan sumber api serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan. Aparat juga telah melakukan pendataan awal terhadap para korban kebakaran untuk keperluan bantuan darurat.
Masyarakat Kelurahan Minake berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Mamasa serta instansi terkait untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban, baik berupa kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, maupun bantuan lainnya. Warga juga mengimbau agar upaya pencegahan kebakaran terus ditingkatkan, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk, guna menghindari terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, serta perlunya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi situasi darurat.
Pewarta media Tipikor kaperwil sulbar ansar.







____________________________________________
