ACEH SINGKILtipikorinvestigasinews.id –Di tengah jalan-jalan penuh lubang, jembatan yang nyaris roboh, dan data statistik yang menempatkan Aceh Singkil sebagai kabupaten termiskin di Aceh, pemerintah daerah justru mengeluarkan anggaran fantastis sebesar Rp 2,2 miliar untuk membeli empat unit mobil dinas baru.
Pj Sekda Aceh Singkil, Edy Widodo, mengakui pembelian tersebut dan menyebut mobil-mobil itu akan datang secara bertahap. “Mobil (Nissan Terra) Pak Wabup yang datang duluan. Insya Allah, tiga unit lagi tiba Agustus ini,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Mobil pertama langsung disambut dengan prosesi peusijuk di pendopo Desa Pulo Sarok, dipimpin Abuya Batu Korong. Prosesi yang biasanya identik dengan syukur atas keberkahan itu kali ini terasa getir bagi sebagian warga, karena kemewahan yang dirayakan justru hadir di tengah penderitaan rakyat.
Sejumlah warga menilai langkah ini sebagai bentuk salah urus prioritas. “Jalan rusak di mana-mana, jembatan banyak yang rapuh, harga beras naik, tapi malah beli mobil mewah. Apa ini bukan pamer di tengah rakyat susah?” keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.
Kritik pun mengalir deras di warung kopi hingga media sosial. Bagi masyarakat kecil, pembelian mobil dinas bukan sekadar pengadaan aset, melainkan simbol nyata bahwa kepentingan rakyat kerap dikalahkan oleh kenyamanan pejabat.
Di tengah anggaran daerah yang terbatas, keputusan mengalokasikan miliaran rupiah untuk mobil dinas terasa seperti ironi yang dipertontonkan. Sementara itu, rakyat di pelosok masih menunggu jalan mereka diperbaiki dan fasilitas publik layak dipenuhi.{syah}







____________________________________________
